WartaKota/
Home »

Video

VIDEO: Ini Kata Pejalan Kaki Soal Trotoar di Jakarta

"Idealnya sih tidak ada kendaraan yang melewati jalan (jalur pejalan kaki) itu," ujar Indah.

WARTA KOTA, JAKARTA-  Trotoar untuk pejalan kaki saat ini sedang dibenahi fungsinya agar tidak lagi diokupasi oleh para pedagang kaki lima (PKL) ataupun kendaraan bermotor.

Ruas jalan protokol misalnya Jalan Jendral Sudirman merupakan salah satu titik keramaian di Jakarta. Khususnya pagi dan sore hari, masyarakat komuter yang menggunakan kendaraan umum seperti KRL dan bus Transjakarta akan ramai menyesaki trotoar di sepanjang Jalan Sudirman.

Namun, apakah trotoar di Jakarta sudah dapat dikategorikan tertib dan ideal untuk pedestrian?

Husein, pedestrian yang biasa menggunakan trotoar mengatakan, sepanjang Jalan Sudirman penertiban telah dilakukan dan tidak ada lagi motor yang menyerobot trotoar untuk menghindari macet.

"Trotoar yang ideal itu yang ada tiang penjaganya. Jadi motor enggak bisa lewat, emang trotoar gunanya untuk pejalan kaki kan," ujar Husein saat ditemui Kompas.com, Rabu (2/8/2017).

Adanya tiga tiang pembatas yang dipasang di atas trotoar menghalangi pengendara motor untuk melintas. Jarak antar tiang tersebut hanya bisa dilewati oleh pedestrian.

Husein juga mengatakan bahwa tidak semua trotoar sudah tertib seperti di Jalan Jendral Sudirman, daerah Menteng dirasa belum ideal mengingat masih ada PKL dan pedagang asongan yang mengokupasi trotoar untuk kepentingan pribadi.

"Menurut saya sih kebanyakan trotoar belum ideal, khususnya daerah Menteng sampai ke RSCM, masih ada pedagang asongan," ujar Husein.

Pedestrian lainnya, Indah, juga mengatakan bahwa trotoar yang ideal adalah jalur pejalan kaki yang bebas dari kendaraan dan PKL. 

"Idealnya sih tidak ada kendaraan yang melewati jalan (jalur pejalan kaki) itu," ujar Indah.

Halaman
12
Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help