WartaKota/

Workplace Dari Facebook Untuk Komunikasi Internal

Beragam teknologi bisa merumuskan berinteraksi dan komunikasi walaupun tidak lagi berkumpul secara fisik di suatu tempat yang disebut kantor.

Workplace Dari Facebook Untuk Komunikasi Internal
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Workplace dibuat untuk memenuhi kebutuhan komunikasi internal organisasi saat ini yang semakin mobile dan digital. Diluncurkan sejak setahun lalu, kini sudah 14.000 perusahaan dan 400.000 grup. Acara dilaksanakan di Hotel Fairmont, Jumat (28/7/2017). Dari ki-ka E Long Chua, Chief Operation Officer Mandiri AXA General Insurance, HR Engagement and Communications Head Godrej Indonesia Wahyu Radita, dan Workplace Growth Lead Asia Pacific Nakul Patel. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kantor memiliki arti balai (gedung, rumah, ruang) tempat menjalankan pekerjaan. Namun di era digital saat ini, berkumpulnya karyawan tak lagi di sebuah kantor.

Kantor bisa di mana saja. Antar karyawan dan pimpinan bisa berhubungan di dunia maya.

Beragam teknologi bisa merumuskan berinteraksi dan komunikasi walaupun tidak lagi berkumpul secara fisik di suatu tempat yang disebut kantor.

Facebook yang saat ini memiliki 2 milyar pengguna, sejak Oktober 2016 lalu meluncurkan Workplace. Workplace memperluas tujuan Facebook untuk menghubungkan orang-orang dengan pekerjaan mereka.

Country Director Facebook Indonesia Sri Widowati mengatakan, selain mobile first, Workplace, dibuat untu memenuhi kebutuhan komunikasi internal organisasi yang semakin mobile dan digital. Hanya dengan memiliki akun facebook, fitur ini mirip dengan yang ada di messaging dan groups. Memanfaatkan fitur seperti live video, dan grup, bisa juga interaksi dengan text.

"Mengingat tenaga kerja di Indonesia kini semakin mobile, Workplace by Facebook membantu menghubungkan para karyawan yang jarang berinteraksi dengan email dan membangun budaya keterbukaan dan kolaborasi internal yang semakin kuat," kata Widowati di acara Facebook Workplace di Hotel Fairmont, Jumat (28/7/2017).

Fikry Fatullah, pendiri Kirim Email mengatakan, sebelum memilih Workplace, dirinya sering 'cape hati'. Komunikasi yang dilakukan dengan grup sebelum menggunakan Workplace membuat harus scroll ke atas dulu untuk mengetahui info sebelumnya dan ada notifikasi sampai 300 bila sebentar saja tidak pegang HP. Dengan Workplace semua komen, informasi langsung tersedia tanpa notifikasi.

Hampir sama dikemukakan oleh Wahyu Radita, HR Engagement and Communications Head Godrej Indonesia. Dengan Workplace, update serta informasi terkini bisa langsung live. Secara kontinyu dari level karyawan hingga bos bisa berkomunikasi tanpa ada hirarki dan batasan lokasi.

Workplace Growth Lead Asia Pacifik Nakul Patel mengatakan, semenjak diluncurkan Oktober 2016, Workplace by Facebook telah diadopsi lebih dari 14.000 perusahaan lintas benua termasuk Antartika. Pada waktu yang bersamaan telah lebih dari 400.000 grup telah dibuat untuk tujuan kolaborasi antar bisnis.

Selama setahun sejak diluncurkan, Workplace masih memberikan gratis. Namun mulai Oktober 2017, dikenakan biaya. Bila satu grup berisi 100 orang dikenakan biaya 3 dolar AS/orang/bulan. Sementara 1000 orang dikenakan biaya 2 dolar AS/orang/bulan. Sementara diatas 9.000 orag dikenakan 1 dolar AS/orang/bulan.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help