Toko Miras Oplosan Berkedok Jamu Berhasil Dibongkar Satgas Rajawali

Mereka meracik miras oplosan dengan bahan campuran menggunakan thinner destilate.

Toko Miras Oplosan Berkedok Jamu Berhasil Dibongkar Satgas Rajawali
Warta Kota/Joko Supriyanto
Miras oplosan berkedok jamu berhasil dibongkar. 

WARTA KOTA, JATINEGARA -- Satgas Rajawali Polres Metro Jakarta Timur berhasil membongkar pabrik miras oplosan.

Mereka meracik dengan bahan campuran menggunakan thinner destilate.

Pembongkaran pabrik miras oplosan ini bermula ketika Satgas Rajawali melakukan patroli mobil Cipta Kondisi dengan sasaran geng motor, balap liar, senpi, sajam, miras, narkoba, serta pelaku kejahatan jalanan lainnya di Jakarta Tim, Kamis (27/7/2017) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo mengatakan, saat itu, Satgas Rajawali dengan melakukan pemeriksaan, penggeledahan kepada anak anak muda yang nongkrong di depan warteg dan toko jamu yang terletak disamping Warteg tepatnya di depan sekolah PB Sudirman Cijantung, Jalan Raya Bogor RT 01/01, Kelurahan Susukan Kecamatan Ciracas Jaktim.

"Dari hasil penggeledahan di lokasi tersebut ditemukan cairan THINNER DESTILATE untuk campuran miras oplosan sebanyak sembilan drum total kurang lebih 1.900 Liter dan tiga buah Jerigen Miras Oplosan," kata Andry Wibowo, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Miras oplosan berkedok jamu berhasil dibongkar.
Miras oplosan berkedok jamu berhasil dibongkar. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Sementara itu, lokasi tempat pembuat miras tersebut yang dijaga oleh dua pemuda yang diketahui bernama Bahri Madona (34) dan Gusnaldi (27), saat dinterogasi, keduanya mengatakan bahwa pemilik toko tersebut bernama Rizal, namun pemilik toko tidak ada di lokasi, saat penggeledahan.

"Menurut keterangan kedua karyawan toko miras yang berkedok sebagai penjual jamu, mereka sudah beroperasi, selama dua tahun lebih," katanya.

Selanjutnya, miras oplosan tersebut diamankan di Komando Polres Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Joko Supriyanto)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved