Narkoba

Dua Pemuda Hendak Transaksi Narkoba di Parung Bingung, Depok, Dibekuk

Dua pemuda yang diduga pengedar narkoba jenis sabu dan hendak bertransaksi di kawasan Parung Bingung di Jalan Sawangan, diamankan polisi

Dua Pemuda Hendak Transaksi Narkoba di Parung Bingung, Depok, Dibekuk
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pemuda yang hendak bertransaksi sabu dibekuk petugas, di Parung Bingung, Jalan Sawangan, Pancoran Mas, Depok, Kamis pagi. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Dua pemuda yang diduga pengedar narkoba jenis sabu dan hendak bertransaksi di kawasan Parung Bingung di Jalan Sawangan, RT 5/3, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok, diamankan petugas, Kamis (27/7/2017).

Dari tangan keduanya yakni Encek dan E alias Tukul, didapati satu paket sabu serta 25 tablet ramadol yang merupakan obat daftar G atau mengandung narkoba.

Merek diamankan petugas Polsek Pancoran Mas yang tengah menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) di kawasan Parung Bingung.

Kapolsek Pancoranmas Komisaris Hamonangan Nadapdap menuturkan pihaknya mengamankan kedua pemuda berusia sekitar 20 tahun itu saat menggelar Operasi Pekat Jaya 2017.

Kedua pemuda kata Nadapdap mengaku tinggal di Jalan Meruyung, Limo, Depok.

"Kami dapati satu paket sabu dan puluhan butir tablet ramadol dari mereka. Pelaku dan barang bukti kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Nadapdap, Kamis.

Ia mengatakan dari pemeriksaan sementara keduanya mengaku bahwa satu paket sabu yang ada pada mereka hendak dijual senilai Rp 400 Ribu.

"Mereka mengaku mendapat sabu dari rekannya di Jakarta. Kami masih kembangkan kasusnya untuk mengungkap pemasok sabu ke mereka," kata Nadapdap.

Ke depan, Nadapdap berharap peran masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba dan meminimalisir tindak pidana kejahatan jalanan di Depok. Caranya kata dia bisa menginformasikan potensi kejahatan dan tindak pidana termasuk peredaran narkoba ke pihak berwajib.

"Kami akan tindak lanjuti, informasi sekecil apapun demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Pancoran Mas ini," katanya.

Kedua pelaku kata Nadapdap nantinya akan dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika yang ancaman hukumannya bisa mencapai 10 tahun penjara.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help