WartaKota/
Home »

Depok

Sebanyak 200 Jiwa Melayang di 6 Perlintasan KA di Depok

Sebanyak 6 perlintasan sebidang kereta api (KA) di Kota Depok, akan ditutup permanen secara bergiliran mulai 28 Juli sampai 11 Agustus mendatang.

Sebanyak 200 Jiwa Melayang di 6 Perlintasan KA di Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Spanduk sosialisasi penutupan 6 perlintasan kereta api di Gang Tina Salon Dipo KRL. 

WARTA KOTA, DEPOK - Sebanyak 6 perlintasan sebidang kereta api (KA) di Kota Depok, akan ditutup permanen secara bergiliran mulai 28 Juli sampai 11 Agustus mendatang.

Kebijakan ini merupakan keputusan Pemerintah Pusat yang didukung penuh oleh Pemkot Depok dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian.

Tujuannya untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dan keselamatan perjalanan perkeretaapian.

Kepala Dishub Depok Gandara Budiana mengatakan selama sekitar 2 tahun lebih atau sejak 2015, sedikitnya 200 jiwa melayang atau tewas karena kecelakaan di 6 perlintasan KA ilegal di Depok tersebut.

Baca: Lagi-lagi Si Jago Merah Melahap Permukiman Warga Senen

Mereka meninggal karena tersambar kereta api yang melintas. "Ini artinya 6 perlintasan KA yang akan ditutup itu memang sangat rawan kecelakaan dan mengancam keselamatan warga," katanya.

Karenanya kata Gandara pihaknya menyambut baik rencana penutupan permanen 6 perlintasan KA tersebut oleh Ditjen Perkeretapian Kemenhub, dengan intensif melakukan sosialisasi ke warga sejak April lalu.

"Sehingga jika sudah ditutup permanen diharapkan tidak akan ada lagi kecelakaan di 6 perlintasan kereta api itu. Karena selama 2 tahun lebih ini sudah sekitar 200 orang jadi korban tewas di sana," kata Gandara, Rabu (26/7/2017).

Baca: JPU KPK Tolak Pembelaan Saipul Jamil

Menurutnya penutupan permanen akan dilakukan dengan memasang pagar besi di perlintasan KA yang ditutup.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help