Artis Cerai

Atalarik Syah Tuding Tsania Marwa Berzinah, tapi Ingin Pernikahannya Dipertahankan

Menurut Junaedi, jika memang terbukti melakukan zinah, Marwa yang ngotot mendapatkan hak asuh anak, bisa ditolak oleh majelis hakim.

Atalarik Syah Tuding Tsania Marwa Berzinah, tapi Ingin Pernikahannya Dipertahankan
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Sidang mediasi perceraian Tsania Marwa dengan Atalarik Syah, di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/4/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pesinetron Atalarik Syah (44) menuding istrinya, Tsania Marwa (26), berzinah.

Atalarik mengaku mengantongi beberapa bukti dari serangkaian persidangan perceraian, yang berlangsung di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Dari rangkaian persidangan, memang mengarah ke sana (perzinahan). Nah, kami tidak sampai membuktikan, dan memiliki bukti-bukti yang dapat mengesampingkan itu," tutur Junaedi, kuasa hukum Atalarik Syah, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (25/7/2017) malam.

"Tetapi dari serangkaian kesaksian-kesaksian dan bukti yang ada, kami melihat ada indikasi, ada dugaan (perzinahan)."

Baca: Sambil Menangis, Terdakwa Korupsi KTP Elektronik Minta Maaf karena Keluarga Ikut Menanggung Malu

Menurut Junaedi, jika memang terbukti melakukan zinah, Marwa yang ngotot mendapatkan hak asuh anak, bisa ditolak oleh majelis hakim.

"Sehingga, oleh karena itu hal tersebut dapat dipertimbangkan oleh hakim. Hak dari penggugat, dalam hal ini sebagai seorang ibu, dapat saja dikesampingkan," ucapnya.

Kendati demikian, Atalarik tak mau mengesampingkan perasaannya yang masih cinta Marwa.

Baca: Todung Mulya Lubis: Pansus Angket Menimba Info dari Sumber Masalah, Tujuan Akhirnya Membunuh KPK

Junaedi mengatakan, Atalarik tetap menerima Marwa pulang ke rumah, jika gugatannya ditolak majelis hakim saat putusan perkara perceraiannya.

"Dalam kesimpulannya, Atalarik tentu ingin pernikahannya tetap dapat dipertahankan," ungkap Junaedi.

Namun, bila majelis hakim mengabulkan gugatan perceraian Marwa, maka Atalarik meminta agar hak asuh anak jatuh ke tangannya, karena ia menganggap Marwa tidak tepat mengurus dua buah hatinya.

Baca: Para Pelaku Mabuk-mabukan di Klub Malam Sebelum Aniaya Hermansyah

"Misal perkawinan ini harus diputuskan dengan perceraian, maka Atalarik menginginkan hak asuh anak tidak diberikan kepada ibunya, tapi diberikan kepada dirinya. Karena, selama ini kan anak-anak berada dalam asuhan yang baik di tempat dia," papar Junaedi.

Tsania Marwa menggugat cerai Atalarik Syah pada 14 Maret 2017, dengan nomor laporan 1073/Pdt.G/2017/PA.CBN.‬ (*)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help