WartaKota/
Home »

Seleb

» Gosipi

Polisi Tolak Permohonan Penangguhan Penahanan Putra Jeremy Thomas

Penyidik Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka narkoba putra artis Jeremy Thomas, Axel Mathew Thomas.

Polisi Tolak Permohonan Penangguhan Penahanan Putra Jeremy Thomas
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Axel Matthew Thomas, putra artis Jeremy Thomas tiba di ruang tahanan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/7/2017) 

WARTA KOTA, JAKARTA - Penyidik Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka narkoba putra artis Jeremy Thomas, Axel Mathew Thomas.

"Ini kasusnya psikotropika dan narkoba tidak ada (penangguhan penahanan)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Argo mengatakan, berdasarkan gelar perkara penyidik menetapkan tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba terhadap Axel, dan keluarganya mengajukan penangguhan penahanan.

Argo menyebutkan penyidik kepolisian juga mempertimbangkan kemungkinan Axel melarikan diri lantaran pernah akan pergi menuju Singapura untuk berobat namun dicegah pihak imigrasi.

Baca: Mendikbud: Sekolah Akan Punya Dua Versi Rapor

Selain itu, Argo menuturkan penyidik tidak mengabulkan penangguhan penahanan Axel karena dikhawatirkan tersangka lain akan mengajukan hal serupa.

"Kalau misalkan dikabulkan, yang lain minta tidak? Pasti minta kan?," ujar Argo.

Sebelumnya, petugas bea cukai menangkap penumpang pesawat, JV dan DRW yang membawa 1.118 pil happy five dari Malaysia menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten pada Jumat (14/7).

Berdasarkan keterangan JV dan DRW, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengembangkan kasus peredaran narkoba itu dengan menangkap Axel yang diduga memesan pil narkoba itu di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan.

Baca: Sopir Ngantuk, Bus Lion Air Seruduk Pohon di Bandara Soekarno-Hatta

Axel telah mengirim uang kepada tersangka pengedar narkoba itu untuk memesan pil happy five sebanyak satu strip.

Axel dijerat Pasal 62 sub Pasal 60 ayat (3) juncto Pasal 71 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. (Antaranews.com)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help