Juru Bicara HTI: Bisa Saja Rizieq Shihab Jadi Presiden, kenapa Tidak Diberi Kesempatan?

Boni yang duduk di sebelah Ismail terlihat hanya tertawa mendengar jawaban tersebut.

Juru Bicara HTI: Bisa Saja Rizieq Shihab Jadi Presiden, kenapa Tidak Diberi Kesempatan?
Tribunnews.com/FERDINAND WASKITA
Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (10/5/2017). 

WARTA KOTA, CIKINI - Nama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sempat disebut dalam acara diskusi bertajuk Merawat Indonesia, dengan topik membedah Perppu Ormas yang baru saja diterbitkan oleh pemerintah, di kawasan Cikini.

Nama Rizieq awalnya terdengar dari ucapan pengamat politik Boni Hargens, saat menanyakan siapa orang yang paling tepat menurut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), untuk memimpin Indonesia ke depan, jika Jokowi dinilai melakukan sebuah penzaliman kepada mereka.

"Lantas, siapa yang mau jadi presiden? Masa iya Habib Rizieq mau dijadiin presiden?" tanya Boni kepada Juru Bicara HTI Ismail Yusanto saat diskusi, Jakarta, Minggu (23/7/2017).

Baca: Barack Obama Sudah Bercita-cita Jadi Presiden Sejak SD

Mendengar hal itu, Ismail mengatakan bisa saja dukungan akan diberikan kepada Rizieq Shihab, apabila kemudian Rizieq dapat merepresentasikan dan menampung aspirasi Umat Islam di Indonesia, mengingat mayoritas masyarakat Indonesia memeluk Agama Islam.

"Ya bisa saja, kenapa tidak diberi kesempatan?" ujarnya seraya tersenyum.

"Itu permisalan saja, kalau ada yang memang lebih baik Islamnya dan bisa memimpin, kenapa tidak?" lanjut Ismail.

Baca: Kirana Larasati dan Tama Gandjar Sepakat Bercerai

Boni yang duduk di sebelah Ismail terlihat hanya tertawa mendengar jawaban tersebut.

"Ya sudah suruh pulang dulu dia," cetus Boni disambut tawa keduanya. (Amriyono Prakoso)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help