Ditanya Boni Hargens Soal Pancasila, HTI: Versi Siapa Dulu?

Merasa pertanyaannya tidak terjawab, Boni kembali menanyakan sikap HTI apakah menentang Pancasila atau tidak kepada Jubir HTI.

Ditanya Boni Hargens Soal Pancasila, HTI: Versi Siapa Dulu?
Tribunnews.com/FERDINAND WASKITA
Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (10/5/2017). 

WARTA KOTA, CIKINI - Sebuah acara diskusi bertajuk Merawat Indonesia di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/7/2017), menjadi ajang mempertanyakan sistem khilafah yang diusung oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Acara yang digagas oleh pengamat politik Boni Hargens itu juga menghadirkan Juru Bicara HTI Ismail Yusanto, guna mengupas permasalahan Perppu No 2 Tahun 2017 tentang Ormas, yang baru diterbitkan oleh pemerintah.

Meski datang terlambat, Ismail yang didampingi oleh dua anggota HTI, tetap diberi kesempatan untuk berbicara sebagai narasumber dalam diskusi tersebut.

Baca: Baru Kenal Tiga Bulan Tanpa Pacaran, Ini Alasan Egi John Tertarik Nikahi Kamilia Yasmin

Bukan hanya memberi tanggapan mengenai Perppu yang dinilai oleh HTI sebagai penzaliman luar biasa dari pemerintah, Ismail juga diberondong pertanyaan mengenai Pancasila oleh Boni yang duduk di sebelahnya.

"Jadi, bagaimana Pak Ustaz? Apa tanggapan HTI soal Pancasila?" tanya Boni membuka perbincangan.

"Pancasila versi siapa dulu? Orde Baru? Orde Lama? atau reformasi? Setiap periode mengaku paling berkepentingan dengan Pancasila. Orde Baru sebut Orde Lama salah mengartikan Pancasila. Lalu, Orde Baru dijatuhkan dengan reformasi, juga karena Pancasila," jawab Ismail.

Baca: Bayi Cuma Tiga Jam di Kandungan dan Ucapkan Assalamualaikum Setelah Lahir Hebohkan Enrekang

Pertanyaan kemudian dilanjutkan oleh Boni kepada HTI, mengenai Pancasila yang saat ini ada di masa pemerintahan Joko Widodo, dan meminta jawaban tegas dari HTI atas dugaan pertentangan terhadap Pancasila selama ini.

"Pancasila itu kan landasan negara. Sila kedua, adil dan beradab. Tapi, di mana keadilannya saat kami tidak bisa menjelaskan di pengadilan, di mana adabnya ketika kami tahu-tahu dibubarkan begitu saja. Ya jawab sendiri lah. Ini kan sudah keluar dari nilai-nilai keIslaman," papar Ismail.

Merasa pertanyaannya tidak terjawab, Boni kembali menanyakan sikap HTI apakah menentang Pancasila atau tidak kepada Jubir HTI.

Baca: Ada Empat Orang Bernama Mulyadi di Kampung Pagaulan Desa Sukaresmi Cikarang

"Sudah, Pak Ustaz, intinya saja. Sepakat dengan Pancasila atau tidak? Jangan muter-muter," pinta Boni.

"HTI sudah bubar. Kalau mau diskusi, sebelum HTI dibubarkan," cetus Ismail. (Amriyono Prakoso)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved