Empat Lahan Proyek Underpass Cibitung Belum Rampung

Pembebasan empat bidang lahan warga yang terkena proyek underpass Cibitung di Jalan Raya H. Bosih, Kabupaten Bekasi belum rampung.

Empat Lahan Proyek Underpass Cibitung Belum Rampung
thejakartapost.com
Ilustrasi underpass. 

WARTA KOTA, BEKASI --  Pembebasan empat bidang lahan warga yang terkena proyek underpass Cibitung di Jalan Raya H. Bosih, Kabupaten Bekasi belum rampung.

Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi sedang menyelesaikan proses pembebasan lahan itu, sehingga di awal 2018 proyek sudah bisa dimulai.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Jamaludin optimis proyek yang dikerjakan oleh Kementerian Perhubungan ini tetap dimulai sesuai jadwal, yaitu pada awal 2018.

Soalnya dari 65 bidang lahan yang dibutuhkan, pemerintah daerah telah membebaskan 61 bidang milik warga.

"Bila 65 bidang tanah itu diukur, total luas lahan yang dibutuhkan untuk membangun underpass adalah 6.061 meter persegi. Dalam hal ini, pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahannya," ujar Jamaludin pada Minggu (23/7).

Jamaludin merinci, dari empat bidang lahan itu, dua di antaranya dalam proses pemberkasan dari pemilik ke pemerintah.

Beberapa pekan lagi, proses pembayaran lahan akan diterima pemilik tanah.

Sementara dua lahan lagi, pemiliknya belum sepakat dengan harga yang ditawarkan pemerintah.

Alternatifnya, kata dia, uang pembayaran lahan itu akan dititipkan di Pengadilan Negeri Cikarang atau dikonsinyasikan.

"Uang akan dititipkan di pengadilan bila proyek sudah dibangun. Karena pada dasarnya pembangunan underpass ini untuk melayani masyarakat banyak," jelas Jamaludin.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help