Dampak Pipa Bocor Akibat Proyek DDT, 838 Pelanggan Aetra Alami Gangguan

Dampak kebocoran pipa air akibat pemasangan tiang pancang di jalur double-double track KA di Jembatan Matraman, 838 penguna mengalami gangguan.

Dampak Pipa Bocor Akibat Proyek DDT, 838 Pelanggan Aetra Alami Gangguan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Ilustrasi : Pipa air Aetra bocor setelah terkena alat berat pengerjaan pelebaran Jalan Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2015). 

WARTA KOTA, JATINEGARA - Dampak kebocoran pipa air akibat pemasangan tiang pancang pada jalur double-double track KA di Jembatan Matraman, sebanyak 838 penguna air bersih mengalami gangguan.

Bahkan kebocoran yang terjadi sekitar pukul 21.00 wib ini hingga pagi ini belum juga teratasi.

Corporate Communication & Customer Manager PT Aetra Air Jakarta, Astriena Veracia mengatakan pipa Aetra yang berlokasi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur mengalami kebocoran sebagai dampak dari pemasangan besi pancang pekerjaan Double Double Track (DDT).

Jalan raya di area tersebut sempat tergenang beberapa waktu, sesaat
setelah terjadinya kebocoran pada selasa 18 Juli 2017 sekitar pukul 21.00 wib.

"Pada saat kebocoran yang terjadi tadi malam, tim teknis Aetra mengupayakan tindakan dengan mengalihkan air yang menuju jalan raya ke sungai kecil yang berada di area tersebut agar tidak mengganggu aktifitas pemakai jalan, mengingat akses jalan tersebut sangat padat," katanya dalam keterangannya yang diterima Warta Kota, Rabu (19/7/2017).

Sesaat setelah terjadinya bocoran tadi malam, sebagai komitmen utama untuk
meminimalkan gangguan suplai air kepada pelanggan dilakukan simulasi penutupan pipa induk, paralel dengan pencarian detail pipa yang mengalami kebocoran mengingat derasnya aliran air akibat dari kebocoran tersebut.

Akibat simulasi penutupan sementara suplai air kepada pelanggan, hampir 838 pelanggan di area Kampung Melayu dan Bali Mester mengalami gangguan sementara air kecil.

Namun siang ini, Aetra tidak melakukan simulasi pentupan sementara suplai air, hal ini dilakukan agar pelanggan tidak mengalami gangguan suplai hal ini terbukti bahwa keluhan pelanggan yang masuk melalui Contact Center Aetra 24 jam hampir tidak ada.

Komitmen inilah yang selalu dibangun Aetra bahwa gangguan yang terjadi pada pipa jaringan ke pelanggan, selalu diupayakan untuk meminimalkan gangguan pelayanan dengan melakukan pengalihan sementara suplai air.

"Namun pada malam nanti sekitar pukul 22.00 sd 03.00 wib perbaikan kebocoran pipa tersebut dilanjutkan untuk memastikan kebocoran serta menuntaskan perbaikan atas kebocoran yang terjadi," jelasnya.

Proses perbaikan dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan keluhan dan gangguan sementara suplai air kepada pelanggan.

Sebagai antisipasi emergency, Aetra juga telah menyiagakan mobil tangki sebagai
antisipasi, dan pelanggan melalui koordinasi dengan RT dan RW setempat dapat menghubungi Contact Center Aetra 24 jam di (021) 8690 9999 untuk permintaan mobil tangki tersebut. (Joko Supriyanto)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved