WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Surat-surat Lengkap, Warga Kampung Arus Berharap Ada Ganti Untung

Rencana relokasi pemukiman Kampung Arus RW 02, Kelurahan Cawang, akibat dampak normalisasi sungai Ciliwung hingga kini belum ada titik kejelasan

Surat-surat Lengkap, Warga Kampung Arus Berharap Ada Ganti Untung
Joko Supriyanto
Kondisi RW 02 Kampung Arus, Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, direncanakan warganya akan direlokasi terkait normalisasi Sungai Ciliwung. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, CAWANG -- Rencana relokasi pemukiman Kampung Arus RW 02, Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, akibat dampak normalisasi sungai Ciliwung hingga kini belum ada titik kejelasan.

Bahkan rencana relokasi tersebut sudah mencuat beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum ada tindak lanjut dalam proses tersebut walau beberapa petugas BPN sudah meninjau lokasi.

"Rencana memang begitu tapi hingga kini belum jelas, kami juga belum dapat informasi lebih lanjut, walau beberapa waktu lalu sudah datang petugas BPN, dan pihak terkait datang ke sini," kata Ketua RW 02, Juanda saat ditemui, Selasa (18/7/2017).

Kondisi RW 02 Kampung Arus, Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, direncakanan warganya akan direlokasi terkait normalisasi Sungai Ciliwung.
Kondisi RW 02 Kampung Arus, Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, direncanakan warganya akan direlokasi terkait normalisasi Sungai Ciliwung. (Joko Supriyanto)

Sementara itu ada 78 bidang tanah di wilayahnya yang akan dibebaskan untuk normalisasi Ciliwung. Ia menyebut ke-78 bidang lahan tersebut seluruhnya memiliki surat-surat yang lengkap.

"Disini kalo diliat dari sisi kelengkapan surat menyurat, lengkap semua, saya bisa jamin itu," ucapnya.

Jika nantinya relokasi tersebut terealisasikan maka setidaknya ada 55 KK di RW 02 yang akan pindah, namun walau mereka mendukung atas normalisasi tersebut warga tetap ingin tidak direlokasi.

"Karena surat-surat lengkap untuk pergantian pembebasan lahan nanti harus ada ganti untung, bukan ganti rugi," tandasnya.

Kampung Arus berlokasi tak jauh dari pinggiran aliran Kali Ciliwung yang mengalir dari Cawang hingga Kampung Melayu. Kondisi ini menyebabkan wilayah tersebut menjadi wilayah langganan banjir.

Namun walau sering banjir warga mengaku sudah terbiasa terkena dampak dari luapan sungai Ciliwung.

"Pengennya sih jangan pindah, karena warga disini sudah tinggal sejak lama, bahkan ada yang lahir disini juga sampai punya anak," kata Juriah (52) salah satu warga RW 02 gang arus.

Selain itu wanita yang biasa disapa juju ini menganggap bahwa lokasi gang arus lebih dekat ke pusat kota, dibanding nantinya harus pindah lokasi.

"Kalo kesini itu lebih deket kemana-mana. Jadi kalo bisa sih jangan di gusur," katanya. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help