WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pelaku dan Korban Bully di Thamrin City Sama-sama Tergabung di Geng Brother of Santay

Mereka sama-sama tergabung dalam satu geng yang merupakan teman sepermainan di wilayah Kebon Melati dan Kebon Kacang.

Pelaku dan Korban Bully di Thamrin City Sama-sama Tergabung di Geng Brother of Santay
YouTube
Suasana siswi SMP yang dipukuli teman-temannya. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Dari hasil pemeriksaan sementara para pelaku bullying di Thamrin City, diketahui para pelaku dan korbannya, yang berinisial SW.

Mereka sama-sama tergabung dalam satu geng yang merupakan teman sepermainan di wilayah Kebon Melati dan Kebon Kacang Jakarta Pusat.

"Dia hanya teman main dan teman sekolah saja, dan juga teman Facebook, kebanyakan tetanggaan aja dan satu grup di BOS (Brother of Santay)," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Mustakim, Selasa (18/7/2017).

Mustakim menyebut, sembilan terduga pelaku bullying itu adalah AS (SMPN 273), HR (SMP Muhammadiyah 6), RA (SD Muhamadiyah 56), RZ (SDN Kebon Melati 03), RN (SDN Kebon Melati 02), SA (SDN Kebon Kacang 01), AA (SDN Kebon Kacang 03), SN (SDN Kebon Kacang 01), dan F (SDN Kebon Kacang 01).

Ada pun perselisihan disebut bermula dari komunikasi antara korban dengan pelaku berinisial F.

Pada Selasa (11/7/2017), keduanya sempat akan berduel di salah satu sekolah namun batal.

"Lanjut terjadi keributan di Thamrin City," ujar Mustakim.

Aksi bullying di Thamrin City yang terjadi pada Jumat (14/7/2017) sekitar pukul 13.30 WIB di lantai 3A Thamrin City beredar di media sosial.

Video yang viral itu menunjukkan sejumlah siswa SMP sedang mengelilingi satu siswi yang menggunakan seragam putih.

Siswi berseragam putih itu mendapat kekerasan dari sejumlah siswa-siswi lainnya.

Tidak ada perlawanan yang dilakukan siswi berseragam putih itu. Pada akhir video, siswi tersebut diminta mencium tangan pelaku bullying . (Nibras Nada Nailufar)

Sebelumnya telah diunggah Kompas.com dengan judul asli: Pelaku dan Korban "Bullying" di Thamrin City Anggota Geng BOS

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help