WartaKota/
Home »

Seleb

Kapolda Metro Jaya: Ada yang Mengatakan Anggota Kami Ditampar Pengacara Axel Matthew

Ada sanksi tegas kepada para anggota itu jika benar melakukan pelanggaran dalam proses penangkapan terhadap putra Jeremy Thomas.

Kapolda Metro Jaya: Ada yang Mengatakan Anggota Kami Ditampar Pengacara Axel Matthew
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Jeremy Thomas memegang foto bukti kekerasan dari oknum polisi yang diterima putranya, Axel Matthew Thomas, saat berada di Gedung Propam Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku mendapat laporan adanya penamparan dari pengacara, setelah tim Satnarkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta menangkap Axel Matthew Thomas (19), di Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2017) malam.

Demikian disampaikan M Iriawan saat dikonfirmasi wartawan, soal dugaan pemaksaan pengakuan dengan kekerasan yang dilakukan anggota Polres Bandara Soetta, saat menangkap putra aktor Jeremy Thomas itu, di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

"Ada kok, barang buktinya ada. Sebentar, ini kan kami sedang urut (runutkan). Dalam satu atau dua hari, kami akan jelaskan secara rinci karena kita akan urut dari awal," kata Iriawan.

Baca: Jeremy Thomas: Tiba-tiba Anak Saya Dicekek Seseorang yang Mulutnya Bau Alkohol

"Karena beberapa saksi mengatakan waktu penangkapan itu (Axel Matthew) melawan, dan ada yang mengatakan anggota kami ditampar oleh pengacaranya," sambungnya.

Menurut Iriawan, berdasarkan hasil pengecekannya, proses penangkapan tim Satnaekoba Polres Bandara Soetta terhadap Axel Matthew terkait dugaan pemesanan happy five di Hotel Crystal Kemang pada Sabtu malam lalu, telah sesuai prosedur.

Meski begitu, lanjut Iriawan, kepastian ada tidaknya dan apa saja dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota-anggota tersebut, masih menunggu hasil investigasi dari Propam Polri.

Baca: Polisi Bantah Sekap Putra Jeremy Thomas

Mantan Kadiv Propam Polri tersebut memastikan, ada sanksi tegas kepada para anggota itu jika benar melakukan pelanggaran dalam proses penangkapan terhadap putra Jeremy Thomas.

"Jadi, mohon waktu satu atau dua hari. Nanti akan dijelaskan secara rinci tentang kejadian sebenarnya, termasuk kalau anggota kami salah, akan kami tindak," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help