Jadi Temuan BPK, Kasus Kebocoran Air Tanah di Apartemen Permata Hijau Dikawal DPRD

DPRD DKI bakal mengawal tuntas kasus kebocoran air tanah di Apartemen Permata Hijau di Kebayoranlama, Jakarta Selatan.

Jadi Temuan BPK, Kasus Kebocoran Air Tanah di Apartemen Permata Hijau Dikawal DPRD
ISTIMEWA
Apartemen Permata Hijau 

WARTA KOTA, GAMBIR - DPRD DKI bakal mengawal tuntas kasus kebocoran air tanah di Apartemen Permata Hijau di Kebayoranlama, Jakarta Selatan.

Pengelola apartemen diketahui menggunakan air tanah yang bocor itu untuk keperluan penghuni selama kurang lebih 20 tahun tanpa membayar pajak air tanah (PAT).

"Kami akan panggil pihak terkait yakni Dinas Perindustrian Energi, PDAM dan instansi terkait untuk mendalami hasil laporan penggunaan air tanah tanpa izin," ujar Darussalam, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta usai rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (17/7/2017).

Menurut Darussalam, apa yang dilakukan Apartemen Permata Hijau mesti ditanggapi serius, sebab sudah jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan.

Baca: Fahri Hamzah Tantang KPK Temukan Uang Rp 500 Miliar yang Diterima Novanto

"Makanya ini akan kami tindaklanjuti lewat Pansus," kata Darussalam.

Darussalam menegaskan tidak ada alasan apapun bagi pengelola gedung mengklaim bahwa air tanah yang digunakan selama ini disebabkan kebocoran.

Darussalam beranggapan apa yang dilakukan Apartemen Permata Hijau termasuk bentuk kecurangan.

"Tidak ada pengecualian dengan alasan apapun. Pengelola gedung bertingkat yang berbuat curang harus membayar seluruh penggunaan air tanah beserta denda," tegas Darussalam.

Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, James Arifin Sianipar, menambahkan, bahwa apa yang dilakukan apartemen permata hijau tak dapat ditolerir.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved