WartaKota/

Ini Tiga Langkah Golkar Sikapi Status Setnov

Partai Golkar menyatakan punya tiga langkah menyikapi penetapan status tersangka kasus korupsi KTP-e ketua umumnya Setya Novanto oleh KPK.

Ini Tiga Langkah Golkar Sikapi Status Setnov
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta, Senin (26/12/2016). 

WARTA KOTA, MATRAMAN -- Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar akan melakuklan tiga langkah menyikapi penetapan status tersangka ketua umumnya Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ketiga langkah tersebut adalah langkah organisasi, langkah hukum, dan langkah politik," kata Sekretaris Jenderal Partai Golar, Idrus Marham, di Gedung MPR/DPR/DPD RI di Jakarta, Selasa.

Menurut Idrus, langkah awal yang sudah ditempuh adalah melakukan rapat konsolidasi secara mendadak di Jakarta, Senin (17/7) malam, dan menghasilkan tiga langkah tersebut.

Langkah pertama, kata dia, DPP Golkar ingin segera mengambil alih langkah sementara, agar DPP PG tetap solid.

"PG juga harus meyakinkan publik, bahwa status tersangka yang ditetapkan kepada Novanto tidak mempengaruhi organisasi Partai Golkar. Kepemimpinan di Golkar tetap efektif dan sesuai sistem," katanya.

Langkah kedua, adalah langkah hukum. Menurut Idrus, DPP Golkar menunggu surat keputusan KPK yang menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka.

Setelah menerima surat keputusan resmi, menurutnya, DPP Golkar akan melakukan langkah hukum lanjutan, berupa prapradilan atau langkah hukum lainnya.

Langkah ketiga, adalah langkah politik. Menurut Idrus, Golkar akan memastikan bahwa status tersangka terhadap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto tidak mempengaruhi Partai Golkar dalam koalisi partai politik pendukung Pemerintah.

Posisi tersebut, tambahnya, Partai Golkar sebagai pendukung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu 2019, yang telah diputuskan dalam Rapimnas adalah tetap.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help