WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Cegah Pengendara Motor Masuk Trotoar, Kelurahan Kebon Sirih Pasang 16 Pembatas

Pembatas trotoar kerap kali dirusak oknum pengendara motor lantaran dianggap menghalangi jalan di saat macet.

Cegah Pengendara Motor Masuk Trotoar, Kelurahan Kebon Sirih Pasang 16 Pembatas
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Pihak Kelurahan Kebon Sirih memasang sedikitnya 16 pembatas trotoar di pedestrian sepanjang Jalan Kebon Sirih Raya, Menteng, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG - Guna mencegah pengendara sepeda motor memotong jalan melintasi trotoar, pihak Kelurahan Kebon Sirih memasang sedikitnya 16 pembatas trotoar di pedestrian sepanjang Jalan Kebon Sirih Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

Pembatas trotoar itu akan dipasang di seputar Jalan Kebon Sirih Timur, Kebon Sirih 2, Gedung MNC, dan Jalan Jaksa. Lurah Kebon Sirih Indarto mengatakan, lantaran ketidaktersediaan anggaran dan bersifat insidental, pihaknya menggunakan pembatas jalan bekas namun masih bisa digunakan.

"Untuk material atau bahan-bahan kami manfaatkan seadanya yang tersedia di kantor. Sama pembatas jalan yang sudah lepas kami ambil lagi," kata Indarto, Selasa (18/7/201).

Baca: Djarot: Kita Bangun Trotoar Besar untuk Orang Berjalan Kaki, Bukan untuk Jalan Motor

Menurut laporan dari petugas, sambung Indarto, pembatas trotoar kerap kali dirusak oknum pengendara motor lantaran dianggap menghalangi jalan di saat macet.

Lebih lanjut, setiap titik rencananya dipasang empat pembatas trotoar dengan tambahan beberapa bolar bekas yang masih bisa digunakan, agar tidak ada celah untuk motor melintas.

"Kami sengaja pasang pembatas di hook pertigaan. Menutup akses keluar pemotor yang biasa potong jalan kalau lagi macet," ucap Indarto.

Baca: Djarot Perintahkan Jangan Ada Pot Bunga di Trotoar

Kebijakan memasang pembatas jalan sebagai bentuk respons terhadap video yang tersebar viral di media sosial, antara pengendara motor dengan Koalisi Pejalan Kaki yang sedang ramai dibicarakan.

"Saya baca berita dan lihat videonya, langsung kami respons. Karena selain merebut hak pejalan kaki, kondisi pedestrian tidak akan bertahan lama kalau dilintasi motor," jelasnya. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help