WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Simpang Susun Semanggi Layak Difungsikan

Simpang Susun Semanggi (SSS) dinyatakan layak difungsikan oleh Komisi Pengujian Terowongan dan Jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Simpang Susun Semanggi Layak Difungsikan
TRIBUNNEWS/DH SAPTO NUGROHO
Foto udara menampakkan proyek pembangunan Simpang Susun Semanggi, Jakarta Selatan, telah tersambung sempurna, Rabu (26/4/2017) dini hari. Pemasangan box girder segmen terakhir pada proyek senilai Rp 360 miliar yang pembangunannya dimulai April 2016 tersebut, dilakukan pada Selasa (25/4/2017) malam sekitar pukul 24.00 WIB. Menurut rencana, jalan layang Simpang Susun Semanggi akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Agustus 2017. Foto diambil menggunakan drone. 

WARTA KOTA, SEMANGGI-Simpang Susun Semanggi (SSS) sudah dinyatakan layak difungsikan oleh Komisi Pengujian Terowongan dan Jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

General Superintendent PT Wijaya Karya, I Ketut Pasek Senjaya Putra, mengatakan, hasil uji statis dan uji dinamis simpang susun semanggi (SSS) sukses.

Pengujian dilakukan sepanjang hari pada Jumat (14/7).

"Sudah layak untuk digunakan SSS. Kami hanya tinggal menunggu sertifikat layak fungsinya (SLF)saja," kata Pasek ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (17/7/2017).

Menurut Pasek, SLF SSS semestinya terbit sebelum tanggal 29 Juli. Sebab ujicoba akan dimulai di tanggal tersebut.

Pasek menjelaskan ujicoba amat penting untuk membuat aspal SSS lebih cepat padat. "Kalau dilintasi mobil, aspalnya jadi lebih cepat padat. Harus dikenai beban memang. Itu pemadatan secara konvensional," jelas Pasek.

Ujicoba operasi SSS dijadwalkan berlangsung selama 10 hari. Setelah ujicoba berakhir akan dilakukan evaluasi sebelum operasional resmi pada 17 Agustus 2017.

Sementara terkait nama, diputuskan tak ada perubahan dalam rapat pimpinan (Rapim) di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/7/2017) pagi.

"Jadi namanya sudah disepakati di Rapim adalah SSS, kependekan dari simpang susun semanggi.Nama ini tidak berubah, tetap sesuai konsep awal yang disampaikan Pak Basuki," kata Djarot kepada wartawan, pagi tadi.

Saat ini, ucap Djarot, dirinya sudah memerintahkan agar dibuatkan keputusan gubernur (Kepgub). "Kepgub harus sudah jadi sebelum tanggal 29," jelas Djarot.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help