WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Seminggu Pendataan, Sudin Dukcapil Jakpus Catat Ada Sekitar 5.400 Pendatang Baru

Ada sebanyak sekitar 5.400 orang pendatang baru yang terdata di 8 kecamatan yang ada di Jakarta Pusat.

Seminggu Pendataan, Sudin Dukcapil Jakpus Catat Ada Sekitar 5.400 Pendatang Baru
Rangga Baskoro
Kegiatan pendataan penduduk baru tingkat RT/RW di sekitar Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (17/7). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, GAMBIR -- Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat, Remon Masadian menyatakan pendataan pendatang baru di tingkat kecamatan di Jakarta Pusat, sudah dilakukan selama 1 minggu.

Pihaknya mencatat, ada sebanyak sekitar 5.400 orang pendatang baru yang terdata di 8 kecamatan yang ada di Jakarta Pusat.

"Pendataan di kecamatan-kecamatan dilakukan dari tanggal 10 sampai 17 Juli. Kami sedang menghitung data-datanya. Baru masuk 90 persen. Hasilnya ada sekirar 5.400 orang pendatang baru di Jakarta Pusat," tutur Remon saat dikonfirmasi, Senin (17/7).

Prediksi tersebut masih menunggu data resmi dari RT dan RW. Meski begitu, berdasarkan data sementara, pihaknya menyatakan bahwa pendatang baru terbanyak terdapat di daerah Tanah Abang, sekitar 20 persen.

"Tertinggi pertama itu di Tanah Abang, sekitar 20 persen, kurang lebih sekitar 1000 orangan lah. Kedua itu di Kemayoran. Daerah paling dikit di Johar Baru," tuturnya.

Selanjutnya, pihaknya baru akan melakukan Operasi Biduk (Bina Penduduk) dengan melakukan pendataan ke kantong-kantong dimana para pendatang biasa bermukim. Setelah dilakukan pendataan pihaknya akan membuatkan Surat Keterangan Daerah Sementara (SKDS)

Kegiatan tersebut akan dilakukan selama 5 bulan, dilakukan sejak tanggal 26 Juli hingga bulan November. Nantinya ada sekitar 14 kegiatan operasi binduk yang mendata para pendatang baru ke Jakarta Pusat.

"Kita lakukan pendataan dulu baru kita gerak lakukan operasi Binduk. Nanti akan digelar di 8 Kecamatan se-Jakarta Pusat," ujarnya. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help