WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Polisi Panggil Sejumlah Siswa yang Bully Korban

Mereka akan didampingi oleh orangtua beserta guru-gurunya terkait peristiwa yang terjadi di Thamrin City.

Polisi Panggil Sejumlah Siswa yang Bully Korban
YouTube
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Sebanyak 7 sampai 8 orang bocah-bocah yang diduga melakukan bullying terhadap SB akan diperiksa esok hari oleh pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Mustakim menyatakan mereka akan didampingi oleh orangtua beserta guru-gurunya terkait peristiwa yang terjadi di Thamrin City, Lantai 3A, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

‎"‎Rencananya besok Selasa (18/7) sekitar pukul 10 pagi, manggil mereka (anak-anak pembully) kesini (Mapolsek Metro Tanah Abang) sebagai saksi dulu, setelah itu baru ambil langkah," kata Mustakim di Mapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

Lantaran baik korban dan pelaku masih berada di bawah umur, proses pemanggilan juga akan melibatkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

"Karena ini anak-anak maka prosedurnya panggil orang tua anak-anak itu dan pihak sekolah maupun P2TP2A," ujarnya.

Sebelumnya, tersebar secara viral aksi pemukulan yang dilakukan oleh 2 orang bocah SMP, laki-laki dan perempuan kepada SB. Video berdurasi 53 detik itu diunggah oleh akun @lambe_turrah.

Mustakim menambahkan sebelum aksi pemukulan, terjadi cek-cok antara SB dengan anak SD kelas 6 lainnya pada Kamis (13/7/2017) lalu.

Kemudian siswi yang cekcok dengan SB melaporkan hal tersebut kepada teman-temannya yang sudah duduk di bangku SMP.

"Di hari berikutnya pada Jumat (14/7), korban dihadang di dekat sekolah dan disuruh datang ke Thamrin City, lalu di sana sudah ada teman-teman pelaku yang nunggu, lalu dilakukan perbuatan dengan kekerasan seperti itu, ada laki-laki dan perempuan yang melakukannya," ungkapnya.

Kemudian, pada jam 23.30, orang tua SB melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Metro Tanah Abang. (Rangga Baskoro)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help