WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Perusahaan Tidak Mendaftarkan Pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan akan Dipermalukan

Koordinasi untuk mendata perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan.

Perusahaan Tidak Mendaftarkan Pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan akan Dipermalukan
Warta Kota/Feryanto Hadi
Jadi, nanti tim itu akan melakukan pendataan dan kemudian akan menempeli kantor dengam stiker khusus bahwa mereka belum melaksanakan kewajiban mendaftarkan pekerjanya ke program BPJS Ketenagakerjaan 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- BPJS Ketenagakerjaan Kanwil DKI Jakarta bekerja sama dengan Pemkot Jakarta Selatan membentuk Tim Pelaksana Pengawasan dan Pengendalian Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).

Bentuk kolaborasi itu untuk meningkatkan kesadaran perusahaan yang masih enggan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Endro Sucahyono menerangkan, masih banyaknya perusahaan yang sudah berkewajiban mendaftarkan pekerjanya di program BPJS Ketenagakerjaan tapi juga belum mendaftarkannya, bertentangan dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011

Hal ini yang membuat BPJS Ketenagakerjaan pada akhirnya merumuskan langkah-langkah agar setiap pekerja memperoleh hak nya.

“Langkah-langkah untuk memberikan hak-hak bagi para pekerja berupa hak perlindungan jaminan sosial ini adalah dengan melibatkan pemerintah setempat dalam koordinasi hubungan kelembagaan, dalam hal ini Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan," jelas Endro saat menggelar konferensi pers di Kantor Walikota Jakarta Selatan.

Endro menambahkan, nantinya pihaknya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Tenaga Kerja dalam mendata perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan.

Jadi, nanti tim itu akan melakukan pendataan dan kemudian akan menempeli kantor dengam stiker khusus bahwa mereka belum melaksanakan kewajiban mendaftarkan pekerjanya ke program BPJS Ketenagakerjaan
Jadi, nanti tim itu akan melakukan pendataan dan kemudian akan menempeli kantor dengam stiker khusus bahwa mereka belum melaksanakan kewajiban mendaftarkan pekerjanya ke program BPJS Ketenagakerjaan (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Bagi perusahaan yang tidak kooperatif, kata Endro, tim gabungan itu akan memberikan 'sanksi sosial' dengan membubuhkan label berupa sticker pada tempat usahanya, selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan sanksi.

"Jadi, nanti tim itu akan melakukan pendataan dan kemudian akan menempeli kantor dengam stiker khusus bahwa mereka belum melaksanakan kewajiban mendaftarkan pekerjanya ke program BPJS Ketenagakerjaan," imbuhnya.

Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tri Kurniadi menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim pelaksana pengawasan dan pengendalian kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang tertuang dalam Surat Keputusan Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan Nomor: 103 Tahun 2017

Surat ini merupakan turunan dari Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Jaminan Sosial Bagi Tenaga Kerja Melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help