WartaKota/

Lurah Pejagalan Tanggapi Dingin Soal Gedung Aula Tak Terawat di Lingkungan Kantor Kelurahan

Lurah Pejagalan, Yogara Fernandez, menanggapi awak media ala kadarnya masalah yang terkait gedung aula warga di lingkungan kantor Kelurahan Pejagalan.

Lurah Pejagalan Tanggapi Dingin Soal Gedung Aula Tak Terawat di Lingkungan Kantor Kelurahan
Gedung aula warga keluarhan Pejagalan, Jakarta Utara rusak dan terbengkalai bertahun-tahun. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Lurah Pejagalan, Yogara Fernandez, menanggapi awak media ala kadarnya terkait gedung aula warga di
lingkungan kantor Kelurahan Pejagalan, yang dikeluhkan warga karena tak terawat padahal banyak warga ingin menggunakannya.

"Saya lagi di Ciracas (Jakarta Timur)," ujar Yogara ketika dimintai konfirmasi oleh awak media, Senin (17/7/2017).

Ketika ditanya tentang kondisi aula tersebut, Yogara pun tetap tidak menjelaskannya secara rinci. "Saya lagi mencari surat perolehannya, Bapak," katanya singkat.

Saat mencoba mengkonfirmasinya melalui telepon, Yogara tak menanggapi.  Bahkan, dia memutus sambungan telepon tersebut.

Sebelumnya wartakota.tribunnews.com memberitakan, gedung yang berfungsi sebagai aula di lingkungan Kantor Kelurahan Pejagalan, di Jalan Boncel, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara disiriki warga.

Sejumlah warga yang mengetahui keadaan terkini gedung tersebut, Senin (17/7/2017) mengaku takut memasuki gedung yang terlihat tak terurus selama bertahun-tahun.

"Gedung Aula warga kan udah lama dibiarin rusak sama pemerintah. Entah tuh, kenapa gedung dibiarin rusak gitu. Saya takut masuk ke gedung itu ," kata Marlan (31) warga setempat.

Warga lainnya, Astri (26), menyampaikan hal yang sama. Beberapa bulan lalu, Astri bahkan mengaku punya rencana menggunakan gedung itu untu pesta pernikahannya dengan alasan jaraknya cukup dekat dengan rumahnya.

"Tapi sewaktu saya lihat gedung itu kaget karena kondisinya sudah amburadul. Ya saya enggak maulah. Kalau tiba-tiba roboh gimana? Pas lihat kondisinya jadi ogah masuk. Takut," jelasnya.

Astri mengaku sangat menyayangkan praktik pembiaran atas keadaan gedung yang berada di lingkungan kantor kelurahan itu.

Warga yang tinggal di sekitar kelurahan juga mengaku sulit menggelar acara apapun, sejak aula tersebut dibiarkan amburadul.

"Warga kecewa, termasuk saya. Memangnya gedung ini punya kelurahan? Kan enggak. Warga juga bisa pakai kok," sambungnya.

Astri menambahkan, dirinya malah sering mendengar warga mengeluh karena kesulitan untuk mengadakan acara seperti pesta pernikahan, khitanan atau lainnya.

"Mau nggak mau, warga sini ngadain acaranya kadang di depan rumah. Kalau gedungnya enggak begitu kondisinya, kan bisa ngirit biaya," ujar Astri.

Astri dan warga lain di kelurahan ini hanya bisa berharap agar pihak kelurahan melakukan perbaikan karena kalau dibiarkan tak terawat seperti sekarang justru kondisinya akan semakin buruk.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help