Luhut Minta BPPT Serius Kembangkan Mobil Listrik

Luhut menjelaskan, sejauh ini BPPT hanya berada di tataran membuat prototype, tanpa ada pengembangan lanjutan hingga produksi massal.

Luhut Minta BPPT Serius Kembangkan Mobil Listrik
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersilaturahmi dengan para awak media bertajuk 'Coffee Morning' di Gedung BPPT, Jalan, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (26/3/2017). 

WARTA KOTA, KEBON SIRIH - Menteri Kooordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya di Kongres Teknologi Nasional, meminta Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) serius mengembangkan proyek mobil listrik.

Dia percaya, apabila pengembangan mobil listrik berjalan, maka Indonesia tidak akan menjadi pasar bagi produsen negara lain, yang sudah terlebih dahulu menerapkan proyek tersebut.

"Kita harus melihat ke depan. Jangan sampai kita hanya jadi pasar saja, tidak bisa produksi sendiri. Saya minta ke BPPT untuk bisa mengembangkan proyek ini," ujarnya di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Baca: Pola Pengamanan di Markas Polisi Bakal Diubah

Luhut menjelaskan, sejauh ini BPPT hanya berada di tataran membuat prototype, tanpa ada pengembangan lanjutan hingga produksi massal. Sehingga, Indonesia sampai saat ini tidak memiliki produksi mobil listrik.

Padahal, menurut Luhut, pengembangan mobil listrik akan sangat berguna di masa mendatang, mengingat energi fosil saat ini sudah semakin menipis dan tidak dapat terus dipakai.

"Ini yang harus kita antisipasi agar tidak terus memakai energi fosil, pengembangan mobil listrik ini harus berjalan," tambahnya.

Baca: Syawaluddin Pakpahan Alumni Suriah Pertama yang Melakukan Teror di Indonesia

Mengenai regulasi, Luhut menyampaikan, pemerintah akan mendorong hal itu guna benar-benar dijalankan oleh BPPT. Dirinya juga sudah meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk dapat menambah anggaran BPPT.

"Saya sudah bilang ke Bu Menkeu, anggaran harus ditambah, jangan sampai kekurangan untuk pengembangan teknologi dalam negeri," ungkapnya. (Amriyono Prakoso)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help