WartaKota/

Penjambret Sadis Ini Gunakan Hasil Kejahatannya untuk Santuni Anak Yatim

Suryadi (24) dan Noh (26) meringis kesakitan saat digelandang ke Mapolrestro Tangerang, Senin (17/7/2017).

Penjambret Sadis Ini Gunakan Hasil Kejahatannya untuk Santuni Anak Yatim
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Suryadi (24) dan Noh (26), penjambret yang dikenal sadis di Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Suryadi (24) dan Noh (26) meringis kesakitan saat digelandang ke Mapolrestro Tangerang, Senin (17/7/2017).

Keduanya merupakan kawanan penjambret sadis yang biasa bergentayangan di wilayah Tangerang.

Memakai pakaian tahanan berwarna oranye, dua sahabat ini berjalan pincang. Sebab, timah panas dari polisi bersarang tepat di kaki kanannya.

Baca: Kasus Tiket Palsu, Kemenhub Bakal Turunkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil

Mereka tampak tertunduk dengan wajah ditutup kain hitam. Kedua tangannya terborgol dan dikawal ketat oleh para aparat dipersenjatai senapan laras panjang.

Warga asal Desa Tambak Pasir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten ini terakhir kali melancarkan aksi jahatnya dengan menjambret seorang ibu. Korban yang diketahui bernama Uzi Muziatun (54) itu luka parah akibat tindakan keji yang dilakukan oleh pelaku.

Korban dijambret di depan RS Sari Asih Jalan Imam Bonjol RT 02/04 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci, Tangerang pada 15 Juni 2017. Muziatun terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya, dan tersangka berhasil menggondol harta benda miliknya.

Baca: Tjahjo Kumolo: Demokrasi Bukan Ditentukan dengan Banyak Tidaknya Calon Presiden

Pelaku meraup uang sebesar Rp 8 juta dan handphone Samsung J5 milik korban. Mereka berhasil diamankan petugas di kampung halamannya pada Minggu (16/7/2017) kemarin.

"Hasil curiannya disantuni anak yatim," ujar salah satu pelaku bernama Noh dengan suara parau, saat ditanya Warta Kota di Mapolrestro Tangerang.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help