WartaKota/
Home »

News

Film Negeri van Oranje Meledak di Belanda

Pemutaran film "Negeri van Oranje", film drama Indonesia garapan sutradara Endri Pelita dengan latar beberapa kota di Belanda, meledak di Belanda.

Film Negeri van Oranje Meledak di Belanda
Istimewa/Youtube
Poster film "Negeri van Oranje" (yang dirilis di Indonesia 23 Desember tahun 2015) garapan sutradara Endri Pelita 

WARTA KOTA, MATRAMAN -- Pemutaran film Negeri van Oranje, film drama Indonesia garapan sutradara Endri Pelita dengan latar beberapa kota di Belanda, meledak di Belanda

Tiket untuk pemutaran kedua film yang menampilkan sejumlah bintang layar lebar kenamaan dan seorang aktor Indonesia keturunan Belanda, ini terjual habis.

"Pemutaran kedua film ini dilakukan karena masih banyak calon penonton yang tidak kebagian tiket pada pemutaran pertama," tutur Penasihat Utama KBRI Denhaag, Ourina Ritonga, kepada Antara di London, Sabtu, menjelaskannya.

Laporan Antara juga menunjukkan publik Belanda di Kota Den Haag menyambut hangat pemutaran "perdana" film yang berkisah tentang persahabatan yang berkembang menjadi percintaan ini.

Mereka membeli habis tiket seharga lima euro dalam waktu kurang dari 24 jam sejak diumumkan di website dan media sosial KBRI Den Haag.

Di Den Haag pemutaran film ini berlangsung di Het Nuthuis, merupakan hasil kerja sama Kementerian Luar Negeri Belanda dengan KBRI Den Haag dalam rangka program Asia Carrousel Event.

Kedua institusi ini menggandeng Mata Hari Media dan Indonesia-Netherland Young Society (INYS).

Asia Carrousel Event merupakan program Kemenlu Belanda yang ditaja untuk meningkatkan jejaring dan telah dilakukan beberapa kali mengadakan kegiatan bersama KBRI Den Haag.

Direktur Departemen Asia dan Oseania Kemlu Belanda, Mira Woldberg, menggambarkan dekatnya hubungan "people-to-people contact" masyarakat kedua negara, dan dalam film ini memperlihatkan semakin erat.

Wakil Kepala Perwakilan RI Den Haag, Ibnu Wahyutomo, menyampaikan film Negeri van Oranje yang mengambil latar beberapa kota Belanda, antara lain Rotterdam, Wageningen, Amsterdam dan Den Haag, sedikit banyak menunjukkan potret pemikiran dan kehidupan generasi muda Indonesia.

Halaman
12
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help