WartaKota/
Home »

Video

VIDEO: Alumni Aksi 212 Datangi Komnas HAM untuk Lima Hal Ini

Mereka mempertanyakan mulai dari Perppu Ormas, kasus Ahok, hingga Hary Tanoe

WARTA KOTA, JAKARTA- Presidium Alumni 212 berkunjung ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM untuk menyampaikan tiga hal.

1. Menjemput rekomendasi kasus-kasus pengaduan sebelumnya.

"Karena masalah administrasi, harusnya ada lima tanda tangan, ini baru dua tangan, ada tiga tangan komisioner yang belum dapat, mudah-mudahan minggu depan sudah ditandatangan, rekomendasi sudah selesai," ujar Ketua Presidium Alumni 212 Ustad Ansufri Idrus Sambo di Komnas HAM Jakarta, Jumat.

"Hasil rekomendasi ini akan kami bawa kepada jalur hukum dan juga kami bawa kepada jalur politik melalui DPR dan juga bisa melalui internasional," sambung dia.

2. Sebatas pengaduan yang khususnya berkaitan dengan Perppu

Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) 2/2017. Perppu ini untuk menggantikan UU 17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Perpu kami anggap sudah sangat melanggar HAM banget, melanggar hak-hak berkumpul, hak berorganisasi dan hak menyatakan pendapat. Ini sangat melanggar HAM baik Indonesia maupun HAM internasional," kata Ustad Sambo.

"Ini juga bisa kami bawa menjadi ke lembaga-lembaga politik, seperti misalnya ke DPR atau juga ke MK," lanjut dia.

3. Memberikan pengaduan-pengaduan baru

Presidium Alumni 212 membuat pengaduan baru atau penyelidikan terhadap kasus yang dialami lima orang berikut. Pertama, kasus Hermansyah saksi ahli IT kasus chat FH dan HRS.

Halaman
12
Editor: ahmad sabran
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help