Kasus Narkoba

Ammar Zoni Tersenyum Rehabilitasinya Diterima BNN

Setelah melalui proses assessmen kedua di Badan Narkotika Nasional, rupanya Ammar Zoni ditetapkan bisa menjalani rehabilitasi dari kasus narkotika.

Ammar Zoni Tersenyum Rehabilitasinya Diterima BNN
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO??
Pesinetron Ammar Zoni (24) menjalani tes assessment rehabilitasi terakhir di Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur (14/7/2017). 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

WARTA KOTA, CAWANG - Setelah melalui proses assessmen kedua di Badan Narkotika Nasional (BNN), rupanya pesinetron Ammar Zoni (24) ditetapkan bisa menjalani rehabilitasi dari kasus narkotika yang menerpanya.

Ketika ditetapkan oleh dokter assessmen BNN, Ammar mengungkapkan rasa syukurnya karena masih dianggap sebagai pengguna saja bukan pengedar.

Saat keluar dari ruangan Balai Laboratorium Narkoba BNN, Ammar yang mengenakan baju putih dan celana abu-abu sobek itu, terlihat tersenyum bahagia.

Hal tersebut dikarenakan permintaan rehabilitasi dari pihaknya diterima oleh BNN melalui proses assessmen.

"Alhamdulillah mungkin itu yang terbaik. Minta doanya aja ya," kata Ammar Zoni di BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (14/7/2017).

Kuasa hukum Ammar, yakni Aulia Fahmi menjelaskan bahwa penetapan rehabilitasi untuk Ammar setelah menjalani dua kali assesmen di BNN.

"Hasilnya Ammar layak di rehabilitasi. Mohon maaf saya tidak bisa bicara banyak‬," ucap Aulia Fahmi.

Kuasa hukum Ammar lagi, yakni Hendito Ajie Nugroho menjelaskan bahwa Ammar sangat dibantu oleh penyidik BNN yang menangani assessmen, sehingga permintaan rehabilitasi diterima.

"Intinya Ammar bisa sembuh normal baik secara fisik atau psikis. Kita berharap dia bisa aktifitas seperti biasa kaya bermain sinetron," ujar Hendito Ajie Nugroho.

Diketahui, Ammar Zoni bersama kedua asistennya, RH dan M, ditangkap oleh pihak kepolisian di kediamannya di kawasan Depok, Jawa Barat, Jumat (7/7/2017).

Dari tangan mereka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya satu toples daun ganja kering dengan berat brutto 39,1 gram. (Arie Puji Waluyo).

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved