WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

HUT BPJS Kesehatan, Ibu-ibu di Lingkungan Makostrad Antusias Ikuti Pemeriksaan Pap Smear

Fakta mengerikan terjadi di kalangan perempuan Indonesia, setiap harinya, ada 40 perempuan di Indonesia terdiagnosa menderita kanker serviks.

HUT BPJS Kesehatan, Ibu-ibu di Lingkungan Makostrad Antusias Ikuti Pemeriksaan Pap Smear
Acep Nazmudin
Sosialisasi mengenai kanker serviks di Markas Komando Strategis Angkatan Darat (Makostrad) Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Fakta mengerikan terjadi di kalangan perempuan Indonesia, setiap harinya, ada 40 perempuan di Indonesia terdiagnosa menderita kanker serviks dan 20 di antaranya meninggal dunia.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Kepala BPJS Jakarta Pusat, Bona Evita saat memberikan sosialisasi mengenai kanker serviks di Markas Komando Strategis Angkatan Darat (Makostrad) Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2017).

Evita menyebut, kematian akibat kanker serviks di Indonesia saat ini menduduki kekompok tertinggi setelah kanker payudara. Hanya saja, banyak perempuan yang tidak menyadari akan bahaya kanker serviks.

"Karena kanker serviks tidak memiliki gejala saat awal, dia bisa dirasakan saat sudah stadium lanjut, dimana pengobatannya membutuhkan biaya mahal," kata Evita.

Karena hal itu, dirinya mendorong seluruh perempuan usia produktif hingga yang telah melewati masa subur untuk melakukan pengecekan melalui metode  Iva atau Pap Smear yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.

Dia menyebutkan, pemeriksaan Iva atau Pap Smear bagi pemegang kartu BPJS Kesehatan tidak dikenakan biaya.

Untuk di Jakarta Pusat, pemeriksaan metode Iva bisa dilakukan di seluruh puskesmas kecamatan, sementara metode Pap Smear bisa dilakukan di laboratorium yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di antaranya Kimia Farma Menteng Huis dan Klinik Paramitha Setiabudi.

Pada kesempatan kali ini, BPJS juga menggelar pemeriksaan bagi ibu-ibu di lingkungan Makostrad. Kegiatan ini dilakukan sebagai peringatan HUT BPJS Kesehatan ke-49 yang jatuh pada 15 Juli 2017.

Sosialisasi dan pemeriksaan bertema “Pentingnya deteksi dini kanker serviks/kanker leher rahim” ini diikuti oleh sekitar 300 orang yang terdiri dari Ibu – Ibu Persit, KOWAD, Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita dan istri ASN di lingkungan Makostrad.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung meriah, ibu-ibu begitu antusias memnuhi ruangan Mandala Komplek Makostrad.

Kepala Kesehatan Kostrad, Kolonel DR. dr. Fias, Sp.PD, FINASIM, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya, penyuluhan deteksi dini kanker serviks memang perlu dilakukan.

"Sangat berguna bagi ibu-ibu TNI dan masyarakat umum karena angka yang didiagnosa sangat tinggi dan mematikan," kata Fias.

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan di lingkungan Makostrad, kata dia, sering dilakukan, ini untuk menjaga supaya prajurit TNI tetap dalam keadaan sehat dan bugar.

"Rutin dilakukan dua atau tiga bulan sekali, macam-macam pemeriksaannya ada diabetes, obesitas. Karena kita tahu tentara itu harus fit dan bugar agar siap berperang dan melayani masyarakat," kata dia. (Acep Nazmudin)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help