VIDEO: Nenek Usia 117 Tahun di Yogyakarta Ini Masih Aktif Bekerja

rezeki nenek Suparni meningkat, seiring banyaknya pesanan dari para perajin tas berbahan daun pandan di sekitar tempat tinggalnya.

WARTA KOTA, JAKARTA- Menjadi tua tak lantas harus berhenti berkarya. Itulah prinsip nenek Suparni, warga Desa Tanjungharjo, Kulon Progo, Yogyakarta.

Di sebuah rumah sederhananya, nenek berusia 117 tahun ini menikmati masa tuanya dengan membuat anyaman tali dari bahan daun pandan kering.

Pekerjaan membuat anyaman tali seperti ini ditekuni nenekSuparni sejak 25 tahun silam di sela pekerjaan utamanya sebagai penjual jamu keliling.

Awalnya, tali anyaman ini hanya laku dijual sebagai alat pengikat semata.

Namun, beberapa tahun terakhir, rezeki nenek Suparni meningkat, seiring banyaknya pesanan dari para perajin tas berbahan daun pandan di sekitar tempat tinggalnya.

Walau hidup berdampingan dengan keluarganya, nenek Suparni mengaku tak ingin menyusahkan orang lain. Berbekal uang penghasilan dari pekerjaannya, nenek Suparni mengaku bisa mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri di hari tua.

Tak heran, nenek Suparni yang telah menjanda sejak tahun 1945 ini kerap memberi nasihat kepada semua orang yang ditemuinya untuk senantiasa tekun bekerja.

Teguh dalam memegang prinsip hidup mandiri yang menjadi resep awet muda nenek Suparni juga diakui oleh keluarganya.

Bahkan, saat keluarga memintanya tinggal di dalam rumah dengan alasan kesehatan, nenek Suparni selalu menolak, dan memilih tidur di tempat tinggal miliknya sendiri.

Sejak video wejangannya menjadi viral di media sosial, gubuk nenek bercicit enam ini kerap didatangi tamu. Nenek Suparni mengaku tak pernah menolak tamu. Baginya, berbagi keceriaan kelak akan memperpanjang usia.

Editor: ahmad sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved