WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Media Sosial

Si Ibu Minta Tempat Duduk di KRL Kayak Preman, Hih Bikin Geram

Ada-ada saja kejadian yang aneh dan lucu di Commuter Line. Masalahnya sepele sih cuma soal tempat duduk

Si Ibu Minta Tempat Duduk di KRL Kayak Preman, Hih Bikin Geram
instagram/jenk_kelin_official
Penumpang di Commuter Line 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Ada-ada saja kejadian yang aneh dan lucu di Commuter Line

Tempat duduk yang disediakan memang tak sebanding dengan jumlah penumpang kereta.

Sebaiknya tempat duduk tersebut diprioritaskan untuk orang tua, anak-anak dan wanita hamil. 

Baru-baru ini seorang netizen mengunggah pengalamanya saat naik Commuter Line dari Stasiun Duri ke arah Bogor dan diunggah di instagram milik jenk_kelin_official.  Begini ceritanya:

Kemarin saya naik KRL Commuter Line Duri-Bogor dengan tujuan Stasiun Duren Kalibata. Pas kereta lagi transit di Manggarai, ada ibu ini naik dan berdiri tepat di depan saya.

Selang beberapa menit setelah kereta berjalan dari Stasiun Manggarai, si Ibu ini tiba-tiba menegur saya. : "heh bangun lo, gue mau duduk. Lo ga pantes duduk, lo pantesnya berdiri. Gue perempuan, gue yang lebih pantes duduk. : *gue bingung dan bungkam*"

Kata bapak-bapak yang juga di depan gue "jangan dek, gak usah". Tapi jujur dengan berat hati gue langsung berdiri dan memberi ibu itu tempat duduk dengan maksud daripada gue nanti gue malah di tegur orang 1 gerbong.

Sepanjang jalan, ibu itu terus nyinyir. Sampai mengeluarkan kata-kata kasarnya seperti orang tidak berpendidikan. Padahal saat itu saya tidak mengucap satu katapun dan tak ada juga orang sekitar yang mencelanya.

Pas di stasiun tebet, ada orang sebelah ibu itu yang turun dari kereta dan otomatis bapak-bapak yang tadi di depan gue dia pengen duduk di sebelah ibu itu.

Baru juga mau naro pantat, si ibu itu langsung bilang "gak ada yang boleh duduk disini, gak pantes lo duduk disini. Lo laki kan bukan banci? Laki-laki gak ada yang boleh duduk. Yang boleh duduk tuh perempuan."

Halaman
1234
Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help