Bekas Lokasi Gusuran Bukit Duri Akan Dibuat Jalan Inspeksi

Penataan bangunan sepanjang 700 meter di kawasan Bukit Duri, lanjut Iskandar, akan sama seperti pembangunan normalisasi di Kampung Pulo, Jakarta Timur

Bekas Lokasi Gusuran Bukit Duri Akan Dibuat Jalan Inspeksi
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ratusan Warga Bukit Duri yang telah tinggal di rumah-rumah susun menyaksikan bekas kampung mereka diratakan dengan tanah, Selasa (11/7/2017) 

WARTA KOTA, BUKIT DURI -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) menilai penataan bangunan di bantaran Sungai Ciliwung berjalan aman dan nyaman tanpa adanya kendala sedikit pun.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BBWSCC, Iskandar, saat peninjauan penataan bangunan di bantaran Sungai Ciliwung, Selasa (11/7).

Dalam pernyataannya, Iskandar mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, telah sukses mensosialisasikan penataan bangunan warga di Bantaran Sungai Ciliwung, sehingga dapat berlangsung tanpa kesulitan yang berarti.

"Syukur alhamdulillah Pak Wali Kota ada di tengah-tengah kita. Ini kondisi penataan yang paling nyaman di masyarakat Jakarta. Dari 355 bidang yang ditata, yang sudah pindah ke rusun sebanyak 338 ke rusunawa. Ini berarti tinggal 17 bidang, 17 bidang bukan tidak mau mengambil rusun, tetapi mereka sudah memiliki tempat tinggal sendiri," ujarnya.

Iskandar menargetkan, pembangunan normalisasi Sungai Ciliwung selama 17 minggu.

"Kita harapkan sudah selesai, kira-kira empat bulan," tandasnya.

Penataan bangunan sepanjang 700 meter di kawasan Bukit Duri, lanjut Iskandar, akan sama seperti pembangunan normalisasi di Kampung Pulo, Jakarta Timur.

"Kita akan memasang turap, ada dindingnya terus ada jalannya tujuh setengah meter kita harapkan bisa memberikan satu ruang jalan baru di sekitar bantaran Sungai Ciliwung," katanya.

Kasie Sub Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Asti Nihana menambahkan, sebanyak 355 bidang dari RT 01, RT 02, RT 03 dan RT 04 di RW 12 tersebut, sudah pindah semua ke rusun yang telah disediakan oleh Pemerintah.

"Rinciannya itu RT 01 sebanyak 130 bidang, RT 02 sebanyak 33 bidang, RT 03 sebanyak 137 dan RT 04 sebanyak 55 bidang," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Tri Kurniadi, memimpin apel penataan penataan bangunan di bantaran Sungai Ciliwung, yang diikuti oleh ratusan personel dari berbagai instansi mulai dari Dandim 0504 Jakarta Selatan, Kepolisian Jakarta Selatan, Satpol PP Jakarta Selatan dan juga instansi terkait lainnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help