WartaKota/

Wali Kota Tangerang Sikapi Terkait Polemik PPDB Online

Fenomena penerimaan siswa baru setiap tahunnya selalu menuai pro dan kontra.

Wali Kota Tangerang Sikapi Terkait Polemik PPDB Online
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda dan perwakilan Dinas Kominfo Kota Tangerang menggelar rapat dengan pembahasan PPDB tahun 2017. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG -- Fenomena penerimaan siswa baru setiap tahunnya selalu menuai pro dan kontra.

Seperti halnya yang terjadi dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP) di kota Tangerang tahun 2017.

Kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang sistem zonasi yang tertuang dalam Permendikbud no. 17 tahun 2017, menjadi masalah baru bagi siswa yang memiliki nilai akademis tinggi namun tidak berada dalam zona penerimaan sekolah yang notabene berada di dekat tempat tinggal calon siswa.

Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda dan perwakilan Dinas Kominfo Kota Tangerang menggelar rapat dengan pembahasan PPDB tahun 2017.
Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda dan perwakilan Dinas Kominfo Kota Tangerang menggelar rapat dengan pembahasan PPDB tahun 2017. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Menanggapi fenomena tersebut, Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda dan perwakilan Dinas Kominfo Kota Tangerang menggelar rapat dengan pembahasan PPDB tahun 2017.

Hasil dari rapat tersebut, Wali Kota mengambil sikap dengan mengedepankan faktor nilai dan usia setelah faktor zonasi terkait dengan polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang terjadi di Kota Tangerang mengingat nilai akademis yang telah diraih oleh siswa merupakan hasil dari proses belajar dan kerja keras.

"Dengan sistem yang ada, faktor nilai sebagai prestasi siswa juga akan diprioritaskan selain faktor umur," ujar Arief pada Minggu (9/7/2017).

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat membantu para calon siswa yang memiliki nilai akademis baik untuk dapat mengenyam pendidikan yang layak di Kota Tangerang.

"Mudah - mudahan ini bisa bantu siswa supaya bisa lebih mudah daftar sekolah. Kan kasihan yang nilainya bagus tapi susah daftar sekolah," ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surachman menambahkan bahwa dirinya siap melaksanakan arahan Wali Kota yang mendahulukan faktor nilai setelah zonasi.

Untuk itu ke depan pihaknya akan memaksimalkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang agar semua sekolah dapat memiliki kualitas pendidikan yang sama tanpa adanya perbedaan kasta sekolah.

"Kami akan melaksanakan arahan bapak Wali Kota dan juga sistem zonasi ini menjadi pelecut untuk membangun kualitas pendidikan yang terbaik dan merata bagi setiap sekolah di Kota Tangerang." kata Abduh. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help