Pansus Angket KPK Diberitakan Gelar Rapat Selama 8 Jam dengan Para Napi di Lapas Sukamiskin

Pansus Angket KPK dilaporkan telah melakukan rapat dengar pendapat dengan sejumlah narapidana kasus korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung.

Pansus Angket KPK Diberitakan Gelar Rapat Selama 8 Jam dengan Para Napi di Lapas Sukamiskin
Antara
RDPU Pansus Angket KPK -- Anggota Pansus Hak Angket KPK, Mukhamad Misbakhun (kanan) bersama Masinton Pasaribu (kiri) menyampaikan paparannya saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Pansus tentang panitia angket terhadap pelaksanaan tugas dan kewenangan KPK di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2017).

WARTA KOTA, PALMERAH --Panitia Khusus Hak Angket DPR RI terhadap KPK atau dikenal publik dengan sebutan Pansus Angket KPK dilaporkan telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah narapidana kasus korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Sukamiskin Bandung selama delapan jam.

Antara News melaporkan, Tim Pansus Angket KPK yang dipimpin oleh Agun Gunandjar Sudarsa mendatangi Lapas Sukamiskin pada pukul 10.45 WIB dan selesai sekitar pukul 19.00 WIB.

Pada saat keluar lapas, mereka terlihat membawa sejumlah berkas yang terwadahi dalam beberapa kantung tas.

"Pada saat itu cukup banyak informasi yang kami peroleh, mungkin berkasnya dalam bentuk buku, termasuk testimoni yang ditandatangani, keterangan mereka kita rekam," ujar Agun di Lapas Klas I Sukamiskin, Kota Bandung, Kamis malam.

Agun menuturkan, data yang diperoleh dari narapidana (napi) mencukupi untuk dijadikan bahan pertimbangan Pansus Angket KPK.

Namun ia enggan menyebutkan para napi yang memberikan keterangan. "Kami tidak bisa menyebutkan sejumlah nama-nama itu. Keterangan yang diperoleh harus diuji dulu," ujar Agun.

Menurut Agun, jika nantinya para napi tersebut dibutuhkan untuk memberikan keterangan di Pansus Angket KPK, mereka telah siap memberikan segala informasi terkait dugaan adanya kejanggalan prosedur penyelidikan yang dilakukan KPK.

"Dan mereka menyatakan kesiapannya apabila suatu saat dibutuhkan secara formal secara diundang untuk memberikan keterangan seperti apa yang sudah diutarakan," kata dia.

Dari RDP tersebut, Pansus Angket KPK tidak memilah-milah siapa saja napi yang akan dimintai keterangan karena para napi yang ditemui seluruhnya berdasarkan mekanisme dari pihak Lapas.

"Kami tunduk patuh pada standar operasional prosedur. Sebagaimana mereka memiliki landasan hukum undang-undang, punya peraturan pemerintah, punya peraturan sekuriti yang harus kita patuhi," kata dia.

Berdasarkan penelusuran, nama-nama tenar yang menghuni Lapas Sukamiskin adalah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, terpidana kasus suap gula impor Irman Gusman, terpidana kasus korupsi dan pencucian uang dalam kuota impor daging sapi, Ahmad Fathanah.

Juga terdapat nama-nama politikus Partai Gerindra sekaligus mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi, mantan Menteri Agama Suryadharma Ali, dan sejumlah nama lainnya.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help