Narkoba

Buang Sabu di Kontrakan, Residivis Curanmor Ini Dibekuk Polisi di Cilincing

Pria bernama Syarulloh alias Syahrul alias Wahyu (40), kini mendekam kembali ke bui Polsek Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (6/7/2017).

Buang Sabu di Kontrakan, Residivis Curanmor Ini Dibekuk Polisi di Cilincing
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pria bernama Syarulloh alias Syahrul alias Wahyu (40), yang kini mendekam kembali ke bui Polsek Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (6/7/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, CILINCING -- Pria bernama Syarulloh alias Syahrul alias Wahyu (40), kini mendekam kembali ke bui Polsek Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (6/7/2017).

Pria pengangguran ini diketahui merupakan seorang residivis perihal kasus pencurian sepeda motor, kembali polisi membuinya dikarenakan didapat memiliki 0,22 gram narkotika jenis sabu.

"Syarulloh, keluar dua bulan lalu dari Lembaga Permasyarakatan Cipinang lantaran ia sempat terlibat kasus pencurian sepeda motor. Dia itu, memang residivis pencurian sepeda motor, di Kawasan Cilincing. Tetapi, aksi kriminalitasnya kali ini berbeda yakni mencoba babak baru jadi penjual sabu. Kami tangkap Syahrulloh karena ketahuan membuang sabu seberat 0,22 gram, di kontrakannya sendiri di Jalan Bulak Cabe RT 008/09, Kelurahan Cilincing, Cilincing," ungkap Kasat Narkoba Metro Polres Jakarta Utara, AKBP Robert Sitinjak, pada Jumat (7/7/2017).

Barang bukti sabu dan timbangannya yang disita polisi.
Barang bukti sabu dan timbangannya yang disita polisi. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Dikatakan Robert, kasus berawal Polres Metro Jakarta Utara mendapat laporan dari sejumlah masyatakat, jika ada mantan narapidana yang berulah dengan cara berdagang sabu.

Sitinjak mengatakan, pihaknya yang mendapat laporan tersebut langsung ditindaklanjuti.

"Kami pun ke ke kontrakan Syahrulloh di Jalan Bulak Cabe, dan disana didapati Syahrulloh itu sedang mabuk sabu sambil siap berangkat, ke lokasi pertemuannya dengan pembeli disekitar kawasan Cilincing. Dirinya yang hendak keluar dari dalam rumah, petugas ketika itu langsung menodongkan pisau. Syahrulloh kaget, hingga berupaya langkah seribu, ke arah pintu bagian belakang," papar Sitinjak.

Dikatakan Sitinjak, Syahrulloh ketika melarikan diri dari kejaran petugas, menyempatkan untuk membuang barang bukti berupa sabu seberat 0,22 gram itu di bagian belakang kontrakannya itu.

"Petugas melihat pelaku ini membuang barang bukti berupa sabu. Diketahui sabu itu memang hendak dijual ke seseorang. Namun, niat orang ini (Syahrulloh) mau transaksi jadi gagal. Kami, yang berusaha mengejar, bisa menangkapnya. Saat dimintai keterangan, ia mengaku tak mau lagi masuk penjara. Namun, ia terpaksa meniti jadi pendagang sabu, karena tengah butuhkan uang untuk kebutuham sehari-hari," ungkapnya Sitinjak kembali. (*)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help