WartaKota/

570 Orang Daftar Bekerja di PT KAI Terkait Kereta Bandara

Selain memberikan nilai ganti rugi, PT KAI juga menyediakan lowongan kerja untuk satu pemilik bidang.

570 Orang Daftar Bekerja di PT KAI Terkait Kereta Bandara
Warta Kota/Andika Panduwinata
Stasiun Kereta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang sudah tampak berdiri megah. Lokasinya terletak di area perkantoran Bandara Soetta. Persisnya berada di sisi Lapangan Sepakbola. Bahkan di samping pun tengah dikerjakan pembangunan proyek infrastruktur Skytrain Bandara Soekarno Hatta. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG -- VP Public Relation PT KAI, Agus Komarudin mengungkapkan sebanyak 570 orang yang mendaftarkan diri untuk bekerja terkait proyek pembangunan Kereta Bandara Soekarno Hatta.

Ia menjelaskan PT KAI memberikan kompensasi bagi keluarga pemilik aset tanah dan bangunan yang berdampak pada pembebasan lahan di jalur Kereta Bandara Soetta.

Selain memberikan nilai ganti rugi, PT KAI juga menyediakan lowongan kerja untuk satu pemilik bidang.

Proses rekrutmen sudah berlangsung tujuh tahap sedari tahun 2016 hingga 2017 ini.

"Dari tahun 2016 sampai sekarang ini jumlah pendaftar sebanyak 570 peserta. Dan yang lolos seleksi sebanyak 233 orang," ujar Agus kepada Warta Kota di Tangerang, Jumat (7/7/2017).

Ia menerangkan berbagai tahapan seleksi terkait proses rekrutmen tersebut.

Peserta harus menyiapkan sejumlah berkas adminitrasi dan mengikuti tes kesehatan serta interview.

"Kalau yang lulus seleksi, mereka harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah PT KAI atau ditempatkan di anak perusahaan dan dipekerjakan sesuai dengan informasi kebutuhan perusahaan," ucapnya.

Beberapa kualifikasi pun dijabarkan. Peserta yang diterima adalah anggota keluarga pemilik aset yang bidangnya dibebaskan, berijazah SLTA atau sederajat dengan NEM rata - rata 6, Diploma/D3 berakredasi B dengan IPK 2,75, dan Sarjana S1 akredasi A dengan IPK 2,75.

"Kami juga menilai dari segi perlakuan baiknya, tidak terlibat narkoba, belum pernah dipenjara, tidak bertato dan bertindik," kata Agus. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help