WartaKota/

Sopir Keberatan Angkot AC di Tangerang Dijadikan Percontohan

Kota Tangerang menjadi satu dari kota yang dipilih Kementerian Perhubungan menjadi percontohan penerapan angkutan kota berpendingin atau ber-AC.

Sopir Keberatan Angkot AC di Tangerang Dijadikan Percontohan
Warta Kota/Valentino Verry
Ilustrasi angkot ngetem. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG -- Kota Tangerang menjadi satu dari kota yang dipilih Kementerian Perhubungan menjadi percontohan penerapan angkutan kota (Angkot) berpendingin atau ber-AC.

Dishub Kota Tangerang juga menerima bantuan 10 unit AC yang nantinya akan dipasang pada mobil angkot di wilayah tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kadishub Kota Tangerang Saeful Rohman. Ia menjelaskan Kota Tangerang bersama kota lain seperti Bekasi, Bogor dan DKI Jakarta telah mendapat bantuan ini secara simbolis pada Sabtu (1/7/2017) lalu, untuk menerapkan angkutan be-AC.

“Baru secara simbolis, tapi belum menerima barangnya. Ini untuk mendukung program Kemenhub tahun 2018 semua angkot harus ada AC-nya. Sesuai dengan Permenhub No 29/2015,” ujar Saeful kepada Warta Kota, Kamis (6/7/2017).

Saeful menambahkan pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Organda untuk memilih angkot trayek mana saja yang akan dipasangkan AC ini.

“Saya mau koordinasi dulu sekaligus sosialsiasi kebijakan ini. Nanti mobilnya mana yang mau menerima bantuan akan dipilih,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPC Organda Kota Tangernag, Edy Faisal Lubis mengaku keberatan dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, angkot tidak cocok menggunakan AC karena ukurannya yang kecil dan sering menaik turunkan penumpang.

“Kami tidak sependapat dengan angkot ber-AC. Menurut saya ini tidak tepat, karena selain pintu angkot harus buka tutup, penggunaan AC otomatis akan menambah bahan bakar,” kata Edy.

Menurut Edy biaya operasional akan semakin meningkat. Sementara saat ini banyak masyarakat yang sudah enggan naik angkot.

“Sudah biaya bertambah, kami juga masih harus bersaing dengan angkutan online. Ini memberatkan,” paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help