Jenazah  Pelaku Penusukan Anggota Brimob Masih di Kamar Mayat RS Polri, Belum Diambil Keluarganya

Keluarga pelaku saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik untuk diminta keterangan lebih lanjut.

Jenazah  Pelaku Penusukan Anggota Brimob Masih di Kamar Mayat RS Polri, Belum Diambil Keluarganya
Joko Supriyanto
Jenazah pelaku penusukan polisi di Masjid Falatehan tiba di Rumah Sakit Polri Kramatjati. 

WARTA KOTA, KRAMAT JATI - Jenazah Mulyadi (28), Pelaku penusukan dua anggota Brimob di Masjid Falatehan, Jl Sunan Kali Jaga, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/6), hingga kini belum dibawa oleh keluarganya.

Menurut Kahumas Rumah Sakit Polri Kramat Jati, AKPB Kristianingsih, bahwa keluarga pelaku saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik untuk diminta keterangan lebih lanjut.

"Masih di forensik, belum ada keluarga yang datang," katanya saat dikonfirmasi oleh Warta Kota, Selasa (4/7/2017).

Menurut Kris, masalah pengambilan jenazah merupakan bagian dari penyidikan dan harus ditanyakan ke penyidik yang menangani kasus tersebut, lebih jauh, lanjut Kris, pihaknya hanya sebagai tempat untuk penitipan jenazah tersebut.

"Belum mas, kalau masalah itu silahkan tanya ke penyidik saja, rumah sakit hanya penempatan saja, jadi tanyakan ke penyidik," katanya.

Sebelumnya pada Jumat (30/6) malam telah terjadi penusukan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal, penusukan tersebut membuat dua orang polisi Brimob terluka cukup serius, sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

Penusukan tersebut bertempat di Masjid Falatehan samping lapangan Mabes Polri Jakarta Selatan.

Kejadian tersbeut terjadi sekitar pukul 19.40 WIB saat anggota melaksanakan sholat isya di masjid Falatehan sebelah lapangan Bhayangkara Mabes Polri, tiba tiba pelaku yang juga melaksanakan sholat meneriakkan "thogut".

Lalu langsung seketika menikam anggota Brimob yang posisinya persis di sebelahnya dengan menggunakan pisau sangkur merk cobra.

Setelah itu pelaku mengancam semua jamaah yang sednag sholat dengan mengacungkan sangkur sambil meneriakkan thogut.

Lalu pelaku melarikan diri ke arah terminal blok M, sambil mengancam dan menantang kelompok anggota Brimob yang bertugas jaga.

Oleh anggota diberikan tembakan peringatan, namun pelaku berbalik arah menantang dengan meneriakkan "allahuakbar" sambik mengacungkan pisau.

Lalu anggota brimob melumpuhkan dengan memberikan tembakan kepada pelaku ditempat.

Pelaku yang diketahui bernama Mulyadi (28) warga Cikarang Selatan kini berada ruang CT Scan Post Mortem Rumah Sakit Polri untuk autopsi. (M13)

Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved