Sabtu 2000 Orang Dievakuasi di Bandara Paris, Minggu Ada Penembakan Dekat Masjid, 8 Orang Terluka

Sedikitnya delapan orang dikabarkan terluka dalam peristiwa penembakan di depan SEBUAHY mesjid di Avignon, Prancis selatan.

Sabtu 2000 Orang Dievakuasi di Bandara Paris, Minggu Ada Penembakan Dekat Masjid, 8 Orang Terluka
Antara
Dokumen foto kegiatan Bandar Udara Internasional Charles de Gaulle di Kota Paris, Ibu Kota Prancis 

WARTA KOTA, PALMERAH-- Prancis yang dilaporkan berada dalam kondisi siaga keamanan tinggi menyusul serangkaian serangan teror beberapa tahun belakangan kembali dirundung masalah.

Sedikitnya delapan orang dikabarkan terluka dalam peristiwa penembakan di depan mesjid di Avignon, Prancis selatan, dalam suatu insiden yang terjadi Minggu (2/7/2017) kemarin.

Sehari sebelumnya, Sabtu, 2.000 orang dievakuasi dari bandara utama Paris, delapan penerbangan dibatalkan dan 20 penerbangan ditunda gara-gara seseorang masuk ke area "terlarang" tanpa melalui pemeriksaan keamanan, Sabtu,

Surat kabar setempat, La Provence, Senin melaporkan kepolisian menganggap insiden di depan masjid itu sebagai perselisihan daripada serangan teroris meskipun Kantor Berita Reuters tak dapat segera memastikan kebenarannya.

Surat kabar itu mengutip sumber peradilan yang menyatakan kepolisian "Sama sekali tidak memperlakukannya sebagai serangan teroris dan menganggapnya hanya sebagai perselisihan antara pemuda."

Surat kabar yang sama juga mengutip saksi yang menyebutkan satu dari dua pelaku bersenjata, dengan wajah tertutup, telah melepaskan tembakan sekitar pukul 10.30 sore waktu setempat, ketika sejumlah jamaah keluar dari masjid, sebelum keduanya melarikan diri dari tempat kejadian.

Insiden tersebut terjadi setelah seorang pria ditangkap pada Kamis, atas aksi menabrakkan mobil ke arah kerumunan orang di depan sebuah masjid di daerah Creteil, pinggiran kota Paris. Tidak seorang pun korban terluka akibat peristiwa itu.

Prancis tengah berada dalam kondisi siaga keamanan tinggi menyusul serangkaian serangan yang dilancarkan petempur dalam beberapa tahun belakangan.

Terkait dengan dievakuasinya 2000 orang dari bandara utama Paris dan pembatalan delapan penerbangan sebuah sumber menyatakan evakuasi itu dilakukan agar dekontaminasi area tersebut bisa berjalan.

"Artinya dilakukan pemeriksaan guna memastikan tidak ada benda yang tertinggal," kata sumber tersebut.

"Mereka dievakuasi dari Terminal 2F Bandara Charles de Gaulle yang dilalui para penumpang setelah melewati keamanan dan sebelum naik pesawat, ujar sumber kedua.

"Polisi menggeledah terminal dari atas ke bawah dan tidak menemukan benda yang mencurigakan," tambah sumber itu.

Insiden tersebut juga menyebabkan sekitar 20 jadwal penerbangan tertunda.

 Bandara Charles de Gaulle adalah bandara terbesar kedua di Eropa. Sekitar 180.000 penumpang transit melalui salah satu dari delapan terminal setiap hari.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help