Penanganan Longsor di Cipayung Depok Dilakukan Dinas PUPR dan Dinas Rumkim

Lurah Cipayung, Depok, Herman menuturkan bahwa penanganan menyeluruh peristiwa longsor nantinya diupayakan dilakukan secara sinergis oleh dua dinas

Penanganan Longsor di Cipayung Depok Dilakukan Dinas PUPR dan Dinas Rumkim
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kondisi rumah longsor di Cipayung Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Lurah Cipayung, Depok, Herman menuturkan bahwa penanganan menyeluruh peristiwa longsor yang melanda lima rumah di Jalan Bulak Timur, RT 8, RW 10, Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Kota Depok, akibat hujan deras, Kamis (29/6/2017) malam, nantinya diupayakan dilakukan secara sinergis oleh dua dinas di Pemkot Depok.

Yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Rumkim) Kota Depok.

"Untuk mencegah longsor kembali terjadi, maka tanah yang berundak dan labil mesti diturap permanen. Ini akan jadi wewenang Dinas PUPR. Sementara untuk perbaikan rumah dan pembangunannya agar tidak terkena longsor bagian Dinas Rumkim," kata Herman kepada Warta Kota, Jumat (30/6/2017).

Lurah Cipayung Herman -baju cokelati meninjau lima rumah di Jalan Bulak Timur, RT 8, RW 10, Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Kota Depok, yang rusak berat akibat dilanda longsor, Kamis (30/6/2017) malam sekira pukul 20.00. Kondisi rumah yang terkena longsor.
Lurah Cipayung Herman -baju cokelat meninjau lima rumah di Jalan Bulak Timur, RT 8, RW 10, Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Kota Depok, yang rusak berat akibat dilanda longsor, Kamis (30/6/2017) malam sekira pukul 20.00. Kondisi rumah yang terkena longsor. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Untuk sampai ke sana, kata Herman, sesuai prosedur pihaknya dan pihak Kecamatan akan melaporkan dan mengajukan langkah-langkah yang dimaksud ke Wali Kota Depok, agar ditangani dinas terkait dengan anggaran biaya tak terduga atau lainnya.

Yang terpenting saat ini kata Herman adalah melakukan langkah untuk mencegah longsor susulan, terutama saat hujan turun.

Caranya mengupayakan saluran air yang terbendung di bagian belakang ke lima rumah yang longsor, untuk diperbaiki dan disalurkan ke lahan di bawahnya.

Sebab kata dia, longsor terjadi salah satunya karena saluran air yang terbendung, selain memang kontur tanah di sana sangat labil.

"Perbaikan dan pembukaan saluran air ini, untuk mencegah kemungkinan terjadinya longsor susulan, apabila hujan kembali turun," kata Herman di lokasi longsor, kepada Warta Kota, Jumat sore.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, satu keluarga yang tinggal di satu rumah yang mengalami kerusakan paling parah, terpaksa dievakuasi sementara dan tinggal di rumah lain, sampai rumah mereka yang rusak diperbaiki.

Herman menuturkan rumah yang mengalami kerusakan paling parah ditinggali oleh seorang janda beranak satu yakni Andini dan anaknya yang remaja.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help