Meski Kanselir Merkel Tak Setuju, Jerman Tetap Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Meskipun Kanselir Jerman, Angela Merkel, menolak pernikahan sesama jenis, Pemerintah Jerman akhirnya melegalkan pernikahan sesama jenis.

Meski Kanselir Merkel Tak Setuju, Jerman Tetap Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
Antara
Kanselir Jerman, Angela Merkel 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Meskipun Kanselir Jerman, Angela Merkel, menolak pernikahan sesama jenis,  Pemerintah Jerman akhirnya melegalkan pernikahan sesama jenis, seperti beberapa negara barat lain yang juga memberikan hak pada pasangan gay dan lesbian, termasuk untuk mengadopsi.

Sebelumnya, partai-partai sayap kiri Jerman sangat mendukung berubahnya kode hukum yang akhirnya mendukung pernikahan sejenis. Para lesbian dan gay sendiri telah diizinkan menjadi pekerja sipil sejak 2001 lalu.

"Saya akan menyarankan semua kantor registri di negara ini untuk meningkatkan jumlah staf," tutur Renate Kuenast, politikus dari partai Hijau.

Sementara itu, sekalipun menolak pernikahan sesama jenis, selaku Kanselir Jerman, Merkel berharap keputusan baru ini bisa membawa perubahan sosial yang positif.

Merkel sendiri tetap bersikukuh pada pandangan bahwa pernikahan hanya terjadi antara pria dan wanita.

Kelompok gay dan lesbian dilaporkan bergembira atas hal ini. Mereka menilai legalisasi ini sebagai suatu pengakuan.

"Ini adalah pengakuan yang nyata, sungguh menghangatkan hati," kata seorang insinyur Prancis Christophe Tetu (46), yang tinggal di Berlin bersama pasangannya Timo Strobel (51).

"Kami berpikir mengadakan pesta, menikah dan menggunakan hak baru kami untuk melindungi hubungan kami," tuturnya kepada AFP.

Seperti dilansir The Telegraph, undang-undang pernikahan yang baru ini mungkin mulai berlaku sebelum akhir 2017.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help