Terminal Jatijajar Jadi Tempat Aksi Vandalisme

"Semakin lama didiamkan, akan semakin banyak coretannya dan akan semakin banyak pula fasilitas yang bisa rusak," katanya.

Terminal Jatijajar Jadi Tempat Aksi Vandalisme
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Coretan merusak yang merupakan bentuk vandalisme mulai memenuhi dinding hampir semua gedung dan bangunan di Terminal Jatijajar, Depok, Rabu (28/6/2017). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Terminal Jatijajar di Jalan Raya Bogor KM 35, Depok, yang pembangunannya terhenti sejak akhir 2015 lalu dan baru rampung sekitar 85 persen, kini kondisinya semakin mengkhawatirkan.

Sejumlah bagian gedung dan bangunan di terminal tipe A itu, kini menjadi tempat aksi vandalisme orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Pantauan Warta Kota, Rabu (28/6/2017) siang sejumlah coretan tampak mengotori dan ada di hampir semua bagian gedung dan bangunan, di dalam terminal.

Coretan sangat mengganggu keindahan dan merusak pemandangan mata, siapapun yang datang ke lokasi terminal.

Coretan merusak yang merupakan bentuk vandalisme mulai memenuhi dinding hampir semua gedung dan bangunan di Terminal Jatijajar, Depok, Rabu (28/6/2017).
Coretan merusak yang merupakan bentuk vandalisme mulai memenuhi dinding hampir semua gedung dan bangunan di Terminal Jatijajar, Depok, Rabu (28/6/2017). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Bahkan coretan yang merusak itu mendominasi memenuhi satu bangunan memanjang yang ada di bagian tengah terminal. Bangunan ini sepertinya akan dijadikan ruang tunggu penumpang berikut lokasi usaha atau loket penjualan tiket bus.

Saat disambangi Warta Kota, tak tampak petugas keamanan atau pengawas khusus di terminal, yang pembangunannya sudah menghabiskan dana hingga ratusan miliar rupiah ini.

Wawan, warga Jatijajar yang memanfaatkan jalan masuk terminal menjadi jalan tembus ke rumahnya, menuturkan aksi vandalisme itu dilakukan oleh pelajar dan anak muda yang biasa berkumpul di sekitar lokasi terminal pada sore dan malam hari.

"Capek bilangin ke mereka supaya jangan corat-coret dan merusak. Di depan kita iya, iya, tapi di belakang tetap aja mereka corat-coret," katanya.

Menurut Wawan biasanya ada satu orang keamanan yang diminta oleh Dishub Depok mengawasi dan menjaga terminal yang belum rampung itu.

"Tapi orang yang jaga pun, gak bisa berbuat terlalu banyak, dan gak bisa mengawasi terus 24 jam," kata Wawan.

Coretan merusak yang merupakan bentuk vandalisme mulai memenuhi dinding hampir semua gedung dan bangunan di Terminal Jatijajar, Depok, Rabu (28/6/2017).
Coretan merusak yang merupakan bentuk vandalisme mulai memenuhi dinding hampir semua gedung dan bangunan di Terminal Jatijajar, Depok, Rabu (28/6/2017). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved