Dokter piket meninggal

Dokter Stefanus Hanya Sebagai Dokter Paruh Waktu di RSPI Bintaro

Secara pribadi, dia mengaku tidak begitu mengenal Dokter Stefanus, hanya saja pernah bertemu beberapa kali di kantin RS.

Dokter Stefanus Hanya Sebagai Dokter Paruh Waktu di RSPI Bintaro
Acep Nazmudin
RS Pondok Indah, Bintaro Jaya 

WARTA KOTA, BINTARO - Kabar duka datang dari dari dunia medis. Dokter Stefanus Taofik dikabarkan meninggal setelah melakukan tugas jaga saat lebaran.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah membenarkan peristiwa meninggalnya Dokter Stefanus.

Baca: Jaga Empat Hari Beruntun di Tiga Rumah Sakit, Dokter Muda Ini Meninggal

Dokter 34 Tahun ini tercatat sebagai dokter paruh waktu di sejumlah rumah sakit, satu di antaranya RS Pondok Indah, Bintaro Jaya.

Seorang pegawai di RSPI Bintaro Jaya menyebut, Stefanus menjadi dokter paruh waktu di RS ini sejak bulan April, atau saat pertamakali RSPI Bintaro Jaya dibuka.

Dokter Meninggal Saat Piket Lebaran
Dokter Meninggal Saat Piket Lebaran (twitter @blogdokter)

"Hanya sebagai dokter paruh waktu, karena setahu saya beliau bertugas juga di RS lain," kata salah seorang pegawai yang enggak disebutkan namanya kepada Warta Kota, Rabu (28/6/2017).

Baca: Ini Pesan Dokter yang Meninggal saat Piket Lebaran untuk Anaknya

Dia mengatakan, tidak tahu pasti jika Dokter Stefanus bertugas saat Hari Raya Idul Fitri. Namun, kata dia, jadwal piket dokter di RS ini dibuat sendiri oleh pihak dokter bersangkutan.

"Dokter Stefanus sebagai Dokter Anestesi dan ICU, ada beberapa dokter lain di sini, tidak hanya beliau," kata dia.

Secara pribadi, dia mengaku tidak begitu mengenal Dokter Stefanus, hanya saja pernah bertemu beberapa kali di kantin RS.

"Pernah beberapa kali ketemu di ruang makan, orangnya baik dan ramah," kata dia.

Kabar soal meninggalnya Dokter Stefanus, tidak ramai terdengar di Rumah Sakit ini, seorang pegawai lain saat ditemui Warta Kota, tidak tahu ada kejadian dokter meninggal selepas jaga.

Bahkan dia mengaku baru tahu kabar tersebut dari sosial media.

Diektahui, informasi soal meninggalnya Dokter Taufik, pertama kali dimuat di twitter @BlogDokter.

Disebutkan jika Stefanus yang merupakan dokter spesialis anestesi meregang nyawa setelah jaga empat hari berturut-turut di 3 rumah sakit untuk memberi kesempatan senornya berlebaran.

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved