WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Ratusan Satwa Liar yang Dilindungi Berhasil Diamankan karena Terdeteksi Sinar X-Ray

Warga Makassar ini membawa satwa liar itu menggunakan tas gendong dan kardus, yang di dalamnya satwa berbagai jenis reptil.

Ratusan Satwa Liar yang Dilindungi Berhasil Diamankan karena Terdeteksi Sinar X-Ray
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Diketahui, sebanyak 279 ekor jenis reptil yang diamankan antara lain ular, biawak, dan kadal. Spesies ular yang diamankan mulai dari Green Tree Python Condro 20 ekor, Mono Pohon 96 ekor, Python Patola 5 ekor, Python Gol Albert 4 ekor, Mono Tanah atau Aspera 89 ekor, Pensil 11 ekor, dan Eagle atau Derik 9 ekor. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- Ratusan satwa liar jenis reptil diamankan pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pada Jumat (16/6/2017) lalu.

Peristiwa itu terjadi di Area terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. Terhitung ada 279 satwa jenis reptil tak bersetifikat tersebut dan berasal dari Manokwari, Papua, membuat pihak kepolisian membekuk seorang mahasiwa berinisial IR ini, ditangkap.

"Sebanyak 279 satwa liar tanpa dokumen dan sertifikat itu diketahui berasal dari Papua dan dibawa KM penumpang Dobonsolo. Selain itu, kasus ini dilakukan pria berinisial IR (27) yang merupakan seorang mahasiswa salah satu di universitas swasta di Makassar," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Roberthus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana, Selasa (20/6/2017).

Diketahui, sebanyak 279 ekor jenis reptil yang diamankan antara lain ular, biawak, dan kadal. Spesies ular yang diamankan mulai dari Green Tree Python Condro 20 ekor, Mono Pohon 96 ekor, Python Patola 5 ekor, Python Gol Albert 4 ekor, Mono Tanah atau Aspera 89 ekor, Pensil 11 ekor, dan Eagle atau Derik 9 ekor.
Diketahui, sebanyak 279 ekor jenis reptil yang diamankan antara lain ular, biawak, dan kadal. Spesies ular yang diamankan mulai dari Green Tree Python Condro 20 ekor, Mono Pohon 96 ekor, Python Patola 5 ekor, Python Gol Albert 4 ekor, Mono Tanah atau Aspera 89 ekor, Pensil 11 ekor, dan Eagle atau Derik 9 ekor. (Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan)

Satwa-satwa ini berasal dari Papua, dan dikemasnya di dua kardus dan tas gendong.

Roberthus menerangkan, IR, warga Makassar ini membawa satwa liar itu menggunakan tas gendong dan kardus, yang di dalamnya satwa berbagai jenis reptil.

Kardus dan tas gendong itu untuk mengelabui petugas, untuk disangka sebagai barang bawaan penumpang.

Dua kardus berisi satwa liar itu dimasukan ke mesin X-ray, dan terlihat bentuk hewan berupa hewan ular.

Berdasarkan laporan dari petugas yang jaga mesin X-Ray di terminal penumpang terdekteksi ada satwa didalamnya.

Diketahui, sebanyak 279 ekor jenis reptil yang diamankan antara lain ular, biawak, dan kadal. Spesies ular yang diamankan mulai dari Green Tree Python Condro 20 ekor, Mono Pohon 96 ekor, Python Patola 5 ekor, Python Gol Albert 4 ekor, Mono Tanah atau Aspera 89 ekor, Pensil 11 ekor, dan Eagle atau Derik 9 ekor.
Diketahui, sebanyak 279 ekor jenis reptil yang diamankan antara lain ular, biawak, dan kadal. Spesies ular yang diamankan mulai dari Green Tree Python Condro 20 ekor, Mono Pohon 96 ekor, Python Patola 5 ekor, Python Gol Albert 4 ekor, Mono Tanah atau Aspera 89 ekor, Pensil 11 ekor, dan Eagle atau Derik 9 ekor. (Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan)

Kemudian, petugas dilakukan pemeriksaan fisik terhadap kardus dan tas yang diketahui dibawa oleh IR.

Saat digeledah, memang benar, sebanyak 279 satwa tak bersetifikat ini langsung diamankan petugas dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Halaman
123
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help