WartaKota/
Home »

Seleb

» Gosipi

Atalarik Syah Bantah Lakukan KDRT

Kuasa hukum Atalarik, Junaidi menyangkal kesaksian dari Silvia yang mengatakan bahwa telah terjadi KDRT dalam rumah tangga kliennya bersama Marwa.

Atalarik Syah Bantah Lakukan KDRT
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Sidang mediasi perceraian Tsania Marwa dengan Atalarik Syah, di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/4/2017). 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO‬‬

WARTA KOTA, CIBINONG -- Kisruh rumah tangga bintang sinetron Atalarik Syah (43) dan Tsania Marwa (26) terus bergulir di persidangan cerai hingga saat ini.

Pengadilan kembali menggelar persidangan cerai mereka dengan agenda bukti dan saksi dari pihak penggugat, yakni Tsania Marwa yang berlangsung di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/6/2017).

Dalam persidangan, pihak Marwa membawa saksi sang ibunda, kakaknya, tetangga, dan tukang lulur keluarga.

Ibunda Marwa, Silvia menjelaskan kesaksiannya selama lima tahun pernikahan Marwa dan Atalarik Syah selama lima tahun.

Silvia menyebutkan bahwa Atalarik merupakan laki-laki yang tempramental dan pernah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kuasa hukum Atalarik, Junaidi menyangkal kesaksian dari Silvia yang mengatakan bahwa telah terjadi KDRT dalam rumah tangga kliennya bersama Marwa.

"Menurut pengakuan Atalarik tidak ada KDRT. Menurut kami itu mengada-ngada saja agar gugatannya semakin kuat, karena menurut Atalarik tidak ada KDRT," kata Junaidi usai persidangan.

Namun, Junaidi mengaku bahwa telah terjadi pertengkaran biasa dalam rumah tangga Atalarik dan Marwa selama limat tahun menikah.

"Cuman ada cekcok biasa saja, layaknya rumah tangga. Itu kan jadi bukti juga rekaman audio pertengkaran Marwa dan Atalarik," ucapnya.

Junaidi pun juga keberatan terhadap bukti audio rekaman pertengkaran Atalarik dan Marwa. Karena ia menilai pertengkaran tersebut hanya pertengkaran biasa dalam rumah tangga.

"Demikian juga dengan rekaman pembicaraan antara Atalarik dengan Marwa, yang selama ini pernah mereka lakukan ternyata direkam oleh Marwa. Saya sebagai pengacara kebetulan menolak," tuturnya.

"Pertama kan harus memastikan bahwa suara perempuan itu memang Marwa. Kemudian siaran dari infotainment mengenai bukti video, mungkin ada proses editing dan ada proses produksi lainnya, sehingga keterangan di infotainment tidak bisa dipastikan juga, persisnya seperti itu," tambahnya.

Menurut Junaidi, rekaman audio yang menjadi bukti hanya pembicaraan antara Atalarik dan juga Marwa mengenai rumah tangganya.

"Belum tahu isinya apa tapi percakapan suami istri lah. Jadi yang saya dengar sementara itu pertengkaran setelah mereka bercerai," ujar Junaidi. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help