WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Air Mata Bunda Ratapi Anak yang Terjaring Polisi Saat SOTR

"Dari kecil sudah takut sama ayahnya. Jadi pas ayahnya enggak ada, anaknya jadii begitu," tuturnya.

Air Mata Bunda Ratapi Anak yang Terjaring Polisi Saat SOTR
Rangga Baskoro
Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan sebanyam 93 remaja peserta Sahur on The Road (SOTR) yang hendak melakukan kegiatan di seputar Tanah Abang, Menteng, Bundaran HI dan Gambir. 

WARTA KOTA, SENEN - Tangis Ra (35) tak tertahankan saat melihat anaknya yang berinisial NW (15) menjadi 1 dari 93 remaja yang diamankan pihak kepolisian saat menggelar operasi cipta kondisi di bilangan Bundaran HI, Selasa (20/6/2017) dini hari tadi.

Ibu yang berdomisili di Meruya, Jakarta Barat ini, langsung menuju Mapolres Metro Jakarta Pusat ketika menerima telepon dari NW yang memberitahukan bahwa dirinya saat ini diamankan.

Baca: Puluhan Pemuda Peserta SOTR Terjaring Polres Jakarta Pusat

"Kenapa diamankan? Padahal di rumah anaknya manja sama saya. Gak macam-macam," kata Ra di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017).

Dirinya menceritakan sejak ayah kandung NW meninggal 6 tahun lalu, perilaku anak sulungnya menjadi labil.

Bahkan NW sempat tidak naik kelas saat duduk di bangku kelas IX SMP.

Ia merasa kebingungan mendidik dua orang anak tanpa suami.

"Dari kecil sudah takut sama ayahnya. Jadi pas ayahnya enggak ada, anaknya jadii begitu," tuturnya.

Royanida yang biasanya berdagang takjil ini, tidak memiliki pekerjaan tetap. Terkadang dirinya membantu masak dan menjadi buruh cuci. Bebannya semakin berat ketika mengetahui bahwa anaknya juga diamankan.

"Setelah ayahnya gak ada (meninggal) kok malah seperti itu? Ya Allah," ungkapnya.  (Rangga Baskoro)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help