WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Waspada Kejahatan yang Mengintai dengan Peningkatan Keamanan

Bukan hanya bulan puasa saja ya. Memang dinamikanya seperti ini, dikatakan tinggi juga tidak dikatakan rendah juga tidak normal-normal saja.

Waspada Kejahatan yang Mengintai dengan Peningkatan Keamanan
Politic365
Ilustrasi pelaku kejahatan mendekam di balik jeruji besi. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kejahatan di Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah semakin mengkhawatirkan.

Apalagi menjelang Hari Raya Lebaran 2017.

Oleh sebab itu, aparat Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat lebih melakukan pengamanan ekstra.

Masih ingat dengan perampokan disertai pembunuhan Davidson (30) di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

Komplotan pelaku pada siang hari bolong nekat melakukan tindak kejahatan di tempat ramai.

"Bukan hanya bulan puasa saja ya. Memang dinamikanya seperti inilah , dikatakan tinggi juga tidak dikatakan rendah juga tidak normal-normal saja, tapi memang dibulan suci Ramadhan ini polisi meningkatkan pengamanan ekstra dibanding hari-hari biasanya," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Andi Adnan kepada Warta Kota, Senin (19/6/2017).

Apalagi, kata dia, menjelang Lebaran. Diketahui memang banyak sekali warga yang mencairkan uangnya untuk membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Zakat Infaq.

"Sehingga, perputaran uang itu banyak. Masyarakat banyak mengantongi atau memegang uang, nah itu bisa menjadi sasaran kejahatan pencurian," ucapnya.

Langkah antisipasi akan dilakukan aparat kepolisian. Seperti membantu masyarakat untuk menjaga saat melakukan transaksi keuangan atau mengambil uang.

"Masyarakat mengambil uang dalam jumlah besar jangan sungkan-sungkan minta bantuan kepada polisi nanti dikawal sama polisi nanti di backup. Yang penting jauh-jauh hari kasih tahu mengajukan permohonan resmi sehingga nanti bisa kami kawal sampai dengan tujuan itukan bisa mengurangi niat pelaku," ungkap dia.

Sementara, saat masyarakat mudik ke kampung halamannya, diharapkan lapor ke RT dan RW. Agar kejahatan bisa tetap diwaspadai saat rumah itu kosong. Karena kebanyakan memang kejahatan terjadi pada saat masyarakat mudik ke kampung halamannya.

"Kemudian, pasang CCTV sehingga kalau terjadi sesuatu bisa kita monitor. Sekarang CCTV sudah ada yang canggih konekdengan alarm hanphone bisa, jadi kalau ada orang masuk tidak dikenal kemudian menyentuh barang tertentu alarmnya akan bunyi dan sampai ke ponsel. Nah kalau sudah sampai ke handphone itu bisa lapor ke Polisi atau ketua RT jadi Polisi responnya bisa cepat," ungkap dia

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help