WartaKota/
Home »

Depok

Tersangka dan Barang Bukti Penipuan KSP Pandawa Dilimpahkan ke Kejari Depok

Sejumlah tersangka dan barang bukti penipuan KSP Pandawa dilimpahkan ke kejaksaan.

WARTA KOTA, DEPOK -- Sebanyak 27 tersangka serta barang bukti kasus penipuan investasi bodong Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Group, dilimpahkan dari penyidik Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Depok, Senin (19/6/2017).

Barang bukti yang turut diserahkan diantaranya 42 mobil, 32 sepeda motor, tujuh surat tanah dan bangunan, uang, dan emas.

"Sebanyak 27 tersangka berikut barang buktinya sudah kami serahkan ke Kejari Depok, Senin siang. Ini pelimpahan tahap kedua," kata penyidik Sub Direktorat Fiskal Moneter dan Devisa Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Komisarjs Iver Manosoh, Senin (19/06/17).

Menurut Iver, Kejari Depok sudah menyatakan berkas penyidikan kasus ini oleh pihaknya P-21 atau lengkap. "Kamis lalu, Kejari Depok sudah menyatakan P-21, sehingga kami serahkan tersangka dan barang buktinya Senin ini sebagai pelimpahan tahap dua," kata dia.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok Sufari membenarkan telah dilimpahkannya 27 tersangka dan barang bukti kasus KSP Pandawa Group ini.

"Ke-27 tersangka itu adalah pendiri koperasi, Nuryanto, dan sejumlah leader Pandawa Grup. Juga dilimpahkan barang bukti kasus ini mulai dari puluhan mobil, motor, surat tanah, uang dan emas," katanya Senin.

Sufari mengaku tidak dapat menaksir nominal barang bukti yang diserahkan penyidik ke Kejari. 

"Untuk pelimpahan ke PN Depok akan dilakukan setelah Lebaran dan cuti bersama. Paling tidak 4 Juli, berkasnya sudah diserahkan," katanya.

Ia menjelaskan dalam kasus ini tersangka Nuryanto selaku pendiri Pandawa Group dan para leader Grup Pandawa dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, dan/atau Pasal 46 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan junto Pasal 3, 4, 5 dan 6 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help