WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Gawat Kelompok Penyerang di Jalan Penjernihan 1 Diduga Geng Motor bukan Peserta SOTR

Selain menyebabkan korban luka-luka, para peserta SOTR itu juga kehilangan sepeda motor, ponsel, dan jam tangan.

Gawat Kelompok Penyerang di Jalan Penjernihan 1 Diduga Geng Motor bukan Peserta SOTR
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi kompotan geng motor menyerang peserta SOTR. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Seorang saksi mata, Heru (31) menyatakan sebelum bentrokan pecah di Jalan Penjernihan 1, rombongannya yang hendak melakukan Sahur on The Road (SOTR) datang dari arah Manggarai menuju ke arah Senayan. 

"Ada tiga mobil yang beriringan dengan sejumlah motor, rencananya dari Johar Baru mau ke arah Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Saat melintas di dekat Polsek Tanah Abang, tiba-tiba rombongan kamk diserang oleh gerombolan orang yang kami kira geng motor," ucap Heru di Mapolsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (19/6).

Heru mengungkapkan bahwa banyak dari mereka yang membawa senjata tajam. Mereka juga mengenakan masker, dan helm. 

"Kita baru saja selesai membagi-bagikan makanan. Tiba-tiba, ada yang menyerang dari arah berlawanan. Kami tidak tahu apa penyebabnya," ujar Heru.

Pada saat kejadian, Heru mengendarai mobil Toyota Avanza.

Selain menyebabkan korban luka-luka, para peserta SOTR itu juga kehilangan sepeda motor, ponsel, dan jam tangan.

Awalnya, ada empat sepeda motor yang dilaporkan hilang. Setelah dicari, satu sepeda motor ketemu.

Masih ada tiga sepeda motor yaitu Yamaha Mio, Satria FU, dan satu motor lain yang hilang.

"Mungkin sepeda motornya dibawa kabur oleh pelaku karena kunci motor masih menancap di sepeda motor. Saking paniknya, kami sampai lupa menyelamatkan harta benda," ucap Heru.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tanah Abang mengatakan, ada sekitar 300 rombongan motor yang terlibat bentrok di Jalan Penjernihan, Senin dini hari.

Salah satu kelompok membawa atribut stiker bertuliskan SMA Yuppentek, Ciledug. Sejak awal, peserta SOTR ini sudah membawa senjata tajam yang disembunyikan di dalam baju.

Niat mereka bukan untuk bersedekah membagi-bagikan makanan sahur tetapi hanya untuk mencari onar.

"Ada 4 orang tersangka yang sudah kami tahan di Polsek Tanah Abang. Mereka adalah pelaku yang membawa senjata tajam," kata Mustakim.

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help