WartaKota/

Lebaran 2017

Menjelang Mudik Lebaran 2017, Kru bus AKAP di Tangsel Jalani Tes Urin

Menjelang arus Mudik Lebaran 2017, para pengemudi dan kondektur bus AKAP di wilayah Tangerang Selatan diharuskan menjalani tes urin.

Para pengemudi dan kondektur bus AKAP di wilayah Tangeran Selatan yang akan mengantarkan pemudik selama masa Mudik Lebaran 2017 diharuskan menjalani tes urin. Tampak sejumlah pengemudi dan kondektur memberikan keterangan bersama seorang polisi usai menjalani tes urin di Pool Bus Rosalia Indah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (18/6/2017).
Para pengemudi dan kondektur bus AKAP di wilayah Tangeran Selatan yang akan mengantarkan pemudik selama masa Mudik Lebaran 2017 diharuskan menjalani tes urin. Tampak sejumlah pengemudi dan kondektur memberikan keterangan bersama seorang polisi usai menjalani tes urin di Pool Bus Rosalia Indah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (18/6/2017). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

WARTA KOTA, TANGERANG -- Menjelang arus Mudik Lebaran 2017, para pengemudi alias sopir dan kondektur bus AKAP (Antarkota Antarprovinsi)  di wilayah Tangerang Selatan  diharuskan menjalani pemeriksaaan atau tes urin.

Tes urin tersebut dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor Tangerang Selatan Banten untuk menghadapi kesiapan para pengemudi dan kondektur angkutan umum selama berlangsungnya masa Mudik Lebaran 2017.

Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Agung Nugroho menerangkan, tes urin itu dilaksanakan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).  Pelayanan seperti diharapkan memberikan kepastian keamanan dan keselamatan penumpang selama berada dalam perjalanan.

"Kalau terkait kelaikan busnya dilakukan oleh Dinas Perhubungan. Kami pastikan juga sopir sopirnya bebas pengaruh narkoba dan miras," ujar Agung saat ditemui di Pool Bus Rosalia Indah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (18/6/2017).

Agung menjelaskan, pemeriksaan urin para sopir bus AKAP dilakukan di sejumlah poll dan keagenan bus yang ada di Tangerang Selatan.

"Kami juga sudah melakukan pendataan. Total hari ini ada 40 sopir bus yang sudah diperiksa. Alhamdulillah tidak ada yang positif benzoat, amphetamin dan methamphetamine," tuturnya.

Jadi, sambungnya, para sopir dan kondektur bus yang sudah diperiksa tidak menunjukkan gejala positif mengonsumsi alkohol dan psikotropika lainnya.

 Agung menyatakan, jika pihaknya menemukan adanya sopir dan kondektur yang positif, kepolisian akan memberikan penilaian dan evaluasi terhadap sopir tersebut.

"SIM-nya juga akan kami tahan sementara agar tidak bisa membawa kendaraan," kata Agung. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: YB Willy Pramudya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help