WartaKota/

Posko Mudik Lebaran Mulai Dioperasikan di Bandara

Sebagai salah satu bentuk kesiapan adalah dioperasikannya Posko Layanan Mudik mulai tepat hari pertama periode angkutan lebaran yakni H-10,hingga H+15

Posko Mudik Lebaran Mulai Dioperasikan di Bandara
Warta Kota/Andika Panduwinata
Posko Mudik Lebaran yang mulai dioperasikan di Bandara, Jumat (16/6). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG -- PT Angkasa Pura II (Persero) siap menyukseskan penyelenggaraan angkutan lebaran yang dimulai Jumat (16/6/2017) di seluruh bandara di bawah lingkungan perusahaan.

Sebagai salah satu bentuk kesiapan adalah dioperasikannya Posko Layanan Mudik mulai tepat hari pertama periode angkutan lebaran yakni H-10, hingga H+15 di seluruh Bandara AP II

Posko dengan personil berasal dari AP II dan stakeholder bandara lainnya seperti TNI & Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Otoritas Bandara, maskapai, dan sebagainya itu beroperasi selama 24 jam guna memastikan kelancaran operasional bandara.

Adapun dengan adanya posko ini maka koordinasi diantara stakeholder dapat dilakukan lebih intens sehingga apabila ada permasalahan terkait operasional bandara atau penerbangan maka dapat diselesaikan secara cepat.

"Pada periode angkutan Lebaran ini kami berkomitmen untuk menjaga agar standar pelayanan dapat tetap tinggi meskipun jumlah penumpang pesawat akan jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa. Adanya posko ini merupakan satu upaya agar pemudik dapat selalu merasa aman dan nyaman ketika mereka berada di bandara," ujar President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Jumat (16/6/2017).

"Posko dioperasikan pada hari ini atau bertepatan dengan dimulainya periode angkutan lebaran hingga 11 Juli mendatang, untuk memantau arus mudik dan arus balik. Di samping posko ini, di setiap terminal juga tersedia customer service maskapai maupun AP II yang siap membantu dan memberikan asistensi langsung kepada pemudik. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara, Airnav Indonesia, dan seluruh maskapai yang siap mendukung kesuksesan penyelenggaraan angkutan lebaran di seluruh bandara AP II," ucapnya.

Pada periode angkutan lebaran, AP II juga melakukan penambahan personil keamanan, petugas maintenance fasilitas, serta petugas layanan pendukung di terminal seperti customer service mobile, airport helper, dan lainnya.

Khusus jumlah personil keamanan di selama periode angkutan lebaran ini mencapai 4.974 personil terdiri dari unsur TNI & Polri, aviation security, dan keamanan di area publik. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebanyak 4.490 personil. Sementara itu, jumlah CCTV guna memantau setiap bagian bandara juga ditingkatkan 2.487 unit dari sebelumnya 1.954 unit.

"Di Bandara Soetta para petugas operasional juga dilengkapi karyawan dengan aplikasi iPerform sehingga mempermudah pengoperasian bandara secara digital untuk memastikan pelayanan prima. Kami menyarankan agar pemudik juga dapat mengunduh aplikasi Indonesia Airports di smartphone guna mengetahui berbagai fasilitas bandara termasuk yang terkait dengan transportasi publik. Di aplikasi ini juga terdapat fitur khusus Ramadhan yang di antaranya dapat digunakan untuk melihat jadwal puasa dan mencari musholla terdekat di bandara," kata Awaluddin.

Pada periode angkutan lebaran tahun ini diperkirakan jumlah penumpang di 13 bandara yang dikelola AP II mencapai 8,65 juta penumpang atau naik sekitar 4,7% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. AP II optimistis penyelenggaraan angkutan lebaran pada tahun ini akan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, Terminal 3 telah dioperasikan yang berarti adanya penambahan kapasitas dan fasilitas yang lebih baik. Sementara itu Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatra Utara, merupakan bandara di bawah AP II yang tersibuk kedua selama masa angkutan lebaran di mana bandara ini siap menyambut pemudik dan melepas mereka saat arus balik nanti.

Sejumlah bandara AP II juga berada di kota atau daerah yang memiliki ciri khas khususnya terkait mudik seperti misalnya Bandara Internasional Minangkabau di Padang di mana masyarakatnya memiliki tradisi Pulang Basamo. Selain itu, Bandara Sultan Syarim Kasim II yang terletak di Pekanbaru, di mana masyarakatnya juga memiliki tradisi dalam menyambut lebaran.

"Kami ingin memberi rasa aman dan nyaman kepada pemudik baik itu di bandara asal keberangkatan maupun bandara tujuan, untuk kemudian mengantar mereka bertemu dengan keluarga dalam rasa penuh kebahagiaan. Oleh karena itu kami telah memastikan kehandalan sistem keamanan, sistem kelistrikan, dan alat bantu visual, di samping tentunya juga melakukan optimalisasi penggunaan slot penerbangan supaya kapasitas kursi penerbangan mampu memenuhi kebutuhan pada saat arus mudik maupun arus balik. Penggunaan media sosial juga akan dioptimalkan guna memberikan informasi secara cepat kepada pemudik," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help